Ketua TP PKK Lamsel kunjungan desa pasuruan cek kesiapan lomba desa

id lampung, lampung selatan, kalianda

Ketua TP PKK Lamsel kunjungan desa pasuruan cek kesiapan lomba desa

Ketua TP PKK Lampung Selatan, Winarni Nanang Ermanto beserta Wakil ketua TP PKK, Nuri Maulida Pandu, mengunjungi Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan untuk mengecek kesiapan menghadapi lomba desa tingkat provinsi (Antaralampung/Doc Pemkab Lampung Selatan)

Bandarlampung (ANTARA) - Ketua TP PKK Lampung Selatan, Winarni Nanang Ermanto beserta Wakil ketua TP PKK, Nuri Maulida Pandu, mengunjungi Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan untuk melihat secara langsung kesiapan dan inovasi, yang telah dilakukan oleh pihak desa untuk menghadapi penilaian lomba tingkat Provinsi.



“Kesiapan dari Desa Pasuruan untuk mengikuti penilaian lomba desa hingga saat ini sudah hampir mencapai seratus persen, hal ini dikarenakan tingkat partisipasi masyarakat yang sangat tinggi dalam mendukung kegiatan yang ada,” kata Winarni Nanang, di kalianda, beberapa waktu lalu.



Ia mengatakan, yang menjadi salah satu unggulan desa dalam mengikuti penilaian Lomba Desa, ialah partisipasi masyarakat yang sangat tinggi dan tingkat inovasi serta kreativitas di desa Pasuruan juga sangatlah tinggi.



“Kalo secara keseluruhan sudah bagus, kalo orang bikin rumah itu tinggal finishing. Emang partisipasi masyarakat pasuruan sangat kuat, ini yang harus di jaga,” jelas Winarni.



Pada kesempatan itu, Winarni juga mengungkapkan beberapa program unggulan desa pasuruan yang mampu menjadi daya tarik tim penilai Lomba Desa.



Program tersebut yakni, Lumbung Gizi Desa (Bugiza), Kampung Tangguh, Smart Village, Kampung Literasi, Jurnalis Desa serta beberapa program lainnya.



“Disini banyak program-program yang inovatif, bahkan penggiat program Kampung Literasi sudah pernah bertemu dengan pak Jokowi,” ungkapnya.



Dengan adanya berbagai program yang kreatif dan inovatif itu, Winarni yakin desa Pasuruan mampu menjadi pemenang dalam kegiatan lomba desa tersebut.



“Saya yakin desa Pasuruan bisa menang dalam kegiatan lomba desa ini, bahkan bisa tingkat nasional,” katanya.



Istri dari Bupati Lampung Selatan ini menjelaskan, produktifitas para lansia di desa Pasuruan dapat dijadikan Contoh bagi desa lain di Lampung Selatan.



Hal ini dikarenakan, tingkat partisipasi para lansia yang sangat tinggi dalam mengikuti semua kegiatan, baik itu kegiatan kesehatan, keterampilan serta kegiatan pemberdayaan lainnya.



“Saya harap lansia di desa Pasuruan dapat menjadi contoh untuk desa lain, baik itu untuk desa-desa lain di Lampung Selatan maupun tingkat nasional, insya allah,” harapnya.



Menurut Winarni, posyandu lansia juga harus dilengkapi dengan hasil dari produktifitas para lansia di desa tersebut, sehingga ini dapat menambah daya tarik tim penilai saat melakukan penilaian.



“Alhamdulillah masih ada yang bikin jenang, bikin anyaman, nah ini yang akan menjadi contoh dari lansia-lansia yang ada di Kabupaten Lampung Selatan,” ujarnya.



 

Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar