Dinas Pariwisata Kabupaten OKU perketat protokol kesehatan di objek wisata Goa Putri

id Objek wisata di OKU, Goa Putri, protokol kesehatan, wajib pakai masker, dirikan posko, Dinas Pariwisata

Dinas Pariwisata Kabupaten OKU perketat protokol kesehatan di objek wisata Goa Putri

Objek wisata Goa Putri di Kabupaten OKU Sumsel. (ANTARA/HO/21)

Baturaja (ANTARA) - Dinas Pariwisata Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan memperketat penerapan protokol kesehatan di kawasan objek wisata Goa Putri dan Air Terjun Keban Agung bagi setiap wisatawan yang berkunjung saat libur Idul Fitri 1442 Hijriah.

Kepala Dinas Pariwisata Ogan Komering Ulu (OKU) Topan Indra Fauzi di Baturaja, Kamis, memastikan protokol kesehatan diterapkan secara ketat di dua objek wisata andalan daerah tersebut guna memutus rantai penyebaran virus corona jenis baru.

Pihak pengelola menyediakan tempat cuci tangan di setiap pintu masuk objek wisata Goa Putri dan Keban Agung di Kecamatan Semidang Aji.

Dinas Pariwisata juga mendirikan pos pelayanan di pintu masuk objek wisata yang melibatkan pihak kepolisian dan Dinas Kesehatan Kabupaten OKU.

Di pos pelayanan ini petugas menyiapkan alat pemeriksaan suhu tubuh guna memastikan pengunjung yang datang dalam kondisi sehat tidak terpapar virus.

"Jika hasil pemeriksaan suhu tubuh tinggi maka pengunjung tidak boleh masuk. Yang terpenting mereka wajib pakai masker selama berada di area objek wisata," tegasnya.

Terkait dengan jumlah kunjungan saat libur hari raya nanti, pihaknya menargetkan tiga ribu wisatawan lokal berkunjung ke objek wisata tersebut.

"Jumlah pengunjung di masa pandemi ini diprediksi sekitar tiga ribu sama seperti tahun lalu. Biasanya bisa mencapai 10 ribu kunjungan saat libur Lebaran," ujarnya.

Selain menyediakan wisata alam gua sejarah peninggalan Si Pahit Lidah, di Goa Putri saat ini juga tersedia beberapa wahana baru, seperti rumah pohon dan "outbound" atau tempat anak bermain menyalurkan kreasinya.

"Dengan penambahan wahana baru ini diharapkan dapat menarik minat wisatawan berkunjung," harapnya.
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar