Gubernur Lampung harapkan pasar tradisional maksimalkan teknologi di masa pandemi

id COVID-19,Lampung.,Pasar,Bandarlampung,Lebaran

Gubernur Lampung harapkan pasar tradisional maksimalkan teknologi di masa pandemi

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wali Kota Bandarlampung saat melakukan peninjauan penerapan prokes di pasar tradisional. Rabu. (5/5/2021). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengharapkan para pedagang yang berjualan di pasar tradisional dapat memaksimalkan teknologi informasi guna menjajakan barangnya di masa pandemi COVID-19.

"Kita harap di pasar tradisional, mampu mennggunakan sistem online dalam bertransaksi  sehingga tidak menimbulkan kerumunan massa di pandemi COVID-19," kata Gubernur Arinal Djunaidi, saat meninjau Pasar Tradisional Bambu Kuning, di Bandarlampung, Rabu.

Menurutnya, dengan sistem online, masyarakat dapat langsung mengetahui harga-harga secara langsung tanpa harus datang ke pasar yang dapat menciptakan kerumunan.

"Karena ini sedang dalam masa COVID-19, kemudian masa liburan telah tiba, kita tidak ingin ada klaster-klaster baru dalam pertumbuhan COVID-19," kata dia.

Sementara itu Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, mengapresiasi masukan dari Gubernur Lampung yang menginginkan pedagang di pasar tradisional memaksimalkan teknologi informasi, namun hal itu masih belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.

"Apa yang dimaui pak Gubernur kita akan lakukan secara bertahap, kalau sekarang masih belum bisa sebab masih banyak pedagang yang sudah berumur dan tidak paham teknologi," kata dia.

Menurutnya, untuk sekarang guna meningkatkan kedisiplinan masyarakat, terutama pedagang agar taat protokol kesehatan yakni dengan memberikan edukasi kepada mereka terkait bahaya COVID-19.

"Sehingga ke depan kita dapat menekan dan terbebas dari COVID-19 dan kembali ke zona hijau," kata dia.
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar