Wali Kota Bandarlampung dorong ibu hamil rajin ke Posyandu cegah stunting

id Stunting,Bandarlampung,Kerdil,Dinkes,Kecukuoan gizi

Wali Kota Bandarlampung dorong ibu hamil rajin ke Posyandu cegah stunting

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat dimintai keterangan. Selasa, (4/5/2021). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mendorong ibu hamil di kota setempat untuk rajin datang ke Posyandu ataupun Puskemas guna memeriksakan kesehatan dan mencukupi gizi kandungannya sehingga terhindar dari stunting.

"Meski angka kekerdilan di Bandarlampung rendah tapi upaya mencegah anak-anak kekurangan gizi harus terus dilakukan guna lebih menekannya lagi," kata Eva Dwiana, di Bandarlampung, Selasa.

Menurutnya pencukupan gizi saat masih di masa kandungan sangat perlu dijaga oleh ibu hamil  agar ketika melahirkan anaknya akan tumbuh normal. Upaya pemkot dalam mencegah stunting ini telah melakukan sosialisasi melalui kader-kader PKK, Posyandu dan Puskesmas.

Ia juga mengajak masyarakat sekitar turut berperan dan saling membantu sama lain untuk melaporkan apabila ada kasus stunting atau ibu hamil yang kekurangan gizi agar segera dapat langsung ditangani.

"Mudah-mudahan dengan dikerjakan bersama penanggulangan stunting di Bandarlampung bisa ditekan lagi," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli, menjelaskan bahwa stunting terjadi disebabkan oleh masyarakat yang kekurangan gizi pada masa kehamilan.

"Namun penyakit ini bisa dilihat pada pertumbuhan di usia dua hingga tiga tahun," kata dia.

Ia pun menyebutkan bahwa di Bandarlampung kini angka stunting berada di kisaran 5,2 persen dari jumlah penduduk kurang lebih 1,2 juta jiwa atau menurun 0,4 persen dimana sebelumnya berada di angka 5,6 persen.

"Dimana dari dua puluh kecamatan ada empat wilayah yang terdapat kasus stunting yakni di Panjang, Kedaton, Telukbetung Timur, dan Tanjungkarang Barat," kata dia.

Ia pun menyarankan kepada masyarakat bila memang tidak memiliki gizi yang cukup segera datang ke puskesmas atau posyandu terdekat sebab di sana mereka akan diperiksa kesehatannya dan akan diberikan makanan serta vitamin yang cukup.


 
Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar