Satgas Nemangkawi: Sembilan KKB tewas dalam kontak senjata

id kkb

Satgas Nemangkawi: Sembilan KKB tewas dalam kontak senjata

Evakuasi anggota yang menjadi korban dalam baku tembak dengan KKB di Ilaga, Kabupaten Puncak, Selasa (27-4-2021). ANTARA/HO

Akan diketahui pasti setelah anggota mencapai dan menguasai markas KKB, ujarnya
Jayapura (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi mengklaim sembilan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) tewas dalam baku tembak yang terjadi di sekitar markas KKB di Olenski, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak.
 
"Memang benar dari laporan yang diterima bahwa sembilan anggota KKB tewas dalam kontak senjata," kata Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Pol. Iqbal Al Qupdusy di Jayapura, Rabu.
 
Dalam keterangannya, Iqbal mengatakan pihaknya belum bisa memastikan identitas anggota KKB yang tewas karena anggota TNI/Polri masih berupaya mencapai markas kelompok tersebut.

Baca juga: TNI siap tangkap seluruh anggota kelompok bersenjata di Papua
 
Namun, lanjut dia, yang pasti dari kelompok Lekagak Telenggen.

Iqbal mengatakan Lekagak Telegen masuk dalam DPO Kepolisian Daerah Papua sejak 2020 dengan nomor DPO/43/VIII/2020/Reskrim Mimika, tertanggal 28 Agustus 2020 dalam kasus penembakan di Mile 61 saat perjalanan dari Arwanop ke Tsinga.
 
Kepastian tentang tewasnya sembilan anggota KKB itu, kata Kombes Pol. Iqbal, berasal dari peralatan yang dimiliki.

Baca juga: TNI siap tangkap seluruh anggota kelompok bersenjata di Papua

"Akan diketahui pasti setelah anggota mencapai dan menguasai markas KKB," ujarnya.
 
Pengejaran terhadap KKB masih terus dilakukan walaupun pada hari Selasa (27/4) Bharada Komang gugur dan dua lainnya mengalami luka tembak.
 
Sebelumnya, anggota KKB menembak Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI Putu Danny di Kampung Dambet, Distrik Beoga, dan dua orang guru serta seorang pelajar SMAN 1 Ilaga, Kabupaten Puncak.

Baca juga: KKB Papua layak dikategorikan separatis-teroris
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar