Prajurit TNI dan Polri serbu markas KKB di Olenski, lima orang tewas

id KKB, operasi nemangkawi, Polri-TNI buru markas KKB, prajurit Polri gugur di Papua, baku tembak di Papua, kelompok Lekaga

Prajurit TNI dan Polri serbu markas KKB di Olenski, lima orang tewas

Anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Lekagak Teleggen masuk daftar DPO Polri. ANTARA/HO-Humas Nemangkawi

Diperoleh informasi, lima anggota KKB yang tewas ditembak oleh Satgas Nemangkawi berasal dari kelompok Lekagak Telenggen, ungkap Iqbal.
Jakarta (ANTARA) - Prajurit TNI dan personel Polri yang tergabung dalam Satgas Operasi Nemangkawi memburu markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Olenski, sebanyak lima orang anggota KKB dikabarkan tewas ditembak.

Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Pol M Iqbal Al Qudussy dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Selasa malam, menyebutkan baku tembak terjadi dua hari pada Senin (26/4) dan Selasa, di sekitar markas KKB Lumawi, Kampung Makki, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

"Diperoleh informasi, lima anggota KKB yang tewas ditembak oleh Satgas Nemangkawi berasal dari kelompok Lekagak Telenggen," ungkap Iqbal.

Baca juga: Jenazah Brimob tertembak KKB diterbangkan ke Palembang pada Rabu

Iqbal menyebutkan, Lekagak Teleggen adalah buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kepolisian Papua sejak tahun lalu dengan nomor DPO/43/VIII/2020/Reskrim Mimika tertanggal 28 Agustus 2020 dalam kasus memegang senjata SS1, dan melakukan penembakan di Mile 61 saat perjalanan dari Arwanop ke Tsinga.

Ia menjelaskan, Satgas Operasi Nemangkawi melakukan penyerbuan ke markas KKB, Senin (26/4) sekitar pukul 08.00 WIT di Olenski.

"Selain ada lima KKB ditembak mati, namun di pihak kami ada korban, satu anggota Brimob Polri gugur atas nama Bharada Komang," ujar Iqbal.

Baca juga: Kabinda Papua ditembak KKB kelompok Lekagak Telengen

Iqbal menambahkan, TNI-Polri Satgas Nemangkawi masih terus melakukan pengejaran kelompok kriminal yang telah melakukan aksi kriminal selama beberapa pekan terakhir.

"Tidak ada tempat untuk kelompok-kelompok kriminal bersenjata di Tanah Papua maupun di seluruh pelosok Tanah Air," ucap Iqbal menegaskan.

Baca juga: TNI siap tangkap seluruh anggota kelompok bersenjata di Papua

KKB ini sebelumnya menembak Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI Putu Danny di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

KKB juga menembak guru dan pelajar OAP, membakar fasilitas sekolah dan melakukan pemerkosaan terhadap gadis-gadis kampung, memeras dana desa dan membakar "honai" kepala suku di Beoga.
 
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar