Jasa Raharja Lampung sebut penyaluran dana santunan turun 6,93 persen di triwulan I

id Penyaluran dana santunan, jasaraharja lampung

Jasa Raharja Lampung sebut penyaluran dana santunan turun 6,93 persen di triwulan I

Ilustrasi- Penyaluran dana santunan bagi ahli waris kecelakaan (ANTARA/HO-Jasa Raharja)

Bandarlampung (ANTARA) - Jasa Raharja Lampung mencatat selama triwulan pertama tahun 2021 telah terjadi penurunan penyaluran dana santunan bagi ahli waris korban kecelakaan sebanyak 6,93 persen dari tahun sebelumnya.

"Penyerahan dana santunan yang dilakukan sejak Januari hingga Maret 2021 tercatat sebesar Rp13 milyar," ujar Kepala Jasa Raharja Lampung Margareth V.S Panjaitan melalui keterangan tertulis di Bandarlampung, Selasa.

Ia menjelaskan angka penyaluran dana santunan tersebut lebih rendah sekitar 6,93 persen jika dibandingkan penyerahan santunan periode yang sama di tahun 2020.

"Tahun lalu pada periode yang sama santunan yang diserahkan sebesar Rp14.202.998.416 dan tahun ini tercatat santunan berjumlah Rp13.218.414.650, dan ini bila dilihat tahun ini turun 6,93 persen tentu ini merupakan hal positif," katanya.

Dia mengatakan penurunan pembayaran dana santunan merupakan hal yang positif, karena menunjukkan adanya penurunan jumlah korban kecelakaan lalu lintas.

"Adanya penurunan penyaluran dana santunan kepada ahli waris korban kecelakaan merupakan hal yang positif karena menunjukkan kalau ada penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas di triwulan pertama tahun ini," ucapnya.

Menurutnya, penurunan pembayaran dana santunan pada triwulan pertama tahun 2021 ini telah terlihat sejak awal tahun dimana tercatat dana santunan yang dibayarkan turun 10,63 persen.

"Dibandingkan Januari tahun 2020 dana santunan yang dibayarkan turun 10,73 persen, ini sudah terlihat sejak awal tahun," katanya lagi.

Ia mengatakan pada triwulan pertama tahun 2021 telah tersalurkan dana santunan bagi ahli waris korban kecelakaan lalu lintas dengan rerata kecepatan mencapai 1 hari 10 jam.

"Dalam jangka waktu 1 hari 10 jam ahli waris korban kecelakaan yang meninggal dunia biasanya sudah mendapatkan santunan tersebut dan ini lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu," ujarnya.

Ia mengatakan tahun lalu kecepatan penyaluran dana santunan bagi ahli waris serta korban kecelakaan lalu lintas memiliki jangka waktu rata-rata 1 hari 20 jam.

"Semoga kinerja tersebut dapat terus diperbaiki sehingga santunan dana dapat segera diterima oleh ahli waris ataupun korban kecelakaan," tuturnya.
 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar