KPU Kota Bandarlampung kembalikan sisa dana hibah sebesar Rp4,4 m

id KPUD,Bandarlmapung.,Pemilu,Dana hibah

KPU Kota Bandarlampung kembalikan sisa dana hibah sebesar Rp4,4 m

Ketua KPUD Bandarlampung Dedi Triyadi saat dimintai keterangan. (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - KPU Kota Bandarlampung mengembalikan sisa dana hibah penyelenggaran pilkada serentak 2020 sebesar Rp4,4 miliar kepada pemkot setempat.

Ketua KPU Kota Bandarlampung Dedi Triyadi, Senin, mengatakan bahwa regulasi mengharuskan dua bulan setelah penetapan calon terpilih maka pihaknya harus menyerahkan dan menyusun laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah tersebut.

"Jadi kita telah menyerahkan laporan tahapan pilkada, salah satunya pertanggungjawaban anggaran, dan menyerahkan buku pilkada di tengah pandemi kepada pemkot," kata dia.

Ia menjelaskan bahwa sisa dana hibah ada karena ada efisiensi penyelanggaraan pilkada.
 
"Ada penghematan biaya dari kegiatan pengadaan barang dan jasa, sosialisasi, yang kami lakukan. Sosialisasi kita ubah, yang awalnya pertemuan tatap muka, mengumpulkan orang banyak dilakukan secara virtual sehingga terdapat sisa anggaran itu yang sudah kita pulangkan ke pemkot," kata dia.

Sementara itu, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana, mengungkapkan bahwa pada penyelenggaran pilkada serentak 2020 yang lalu, pemkot memberikan hibah kepada KPUD sebesar Rp39 m.

"Nah karena masih ada dana sisa, KPUD mengembalikannya ke pemkotm namun mereka ada sedikit permintaan untuk merenovasi kantornya," kata dia.

Mengenai hal tersebut, Wali Kota Bandarlampung mengatakan bahwa akan melakukannya sebab pada prinsipnya apapun yang terbaik pasti akan dikerjakan.
 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar