Berita pekan ini, Lampung kembali terima 1.570 vial vaksin COVID-19

id Corona Lampung, vaksinasi Lampung

Berita pekan ini, Lampung kembali terima 1.570 vial vaksin COVID-19

Ilustrasi- Vial vaksin yang didistribusikan ke Lampung bagi vaksinasi tahap dua. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung telah menerima 1.570 vial vaksin COVID-19 termin ketiga untuk memenuhi kebutuhan pada vaksinasi tahap kedua di daerah itu.

"Pagi ini pada pukul 06.00 WIB, kami telah menerima 1.570 vial vaksin atau bila dikonversi berkisar 15.700 dosis," ujar Kepala Dinkes Provinsi Lampung Reihana saat dihubungi, di Bandarlampung, Rabu.

Ia mengatakan 1.570 vial vaksin tersebut diperuntukkan bagi vaksinasi tahap kedua, yakni bagi petugas pelayanan publik serta orang lanjut usia (lansia).

"Kemarin kabupaten dan kota sempat berhenti sejenak dalam proses vaksinasi karena stok vaksin sudah tidak ada, namun saat ini sudah datang tambahan vial sehingga akan kembali berlanjut," ujarnya pula.

Menurutnya, 1.570 vial vaksin tersebut akan didistribusikan ke sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.

Kepala UPTD Instalasi Farmasi dan Kalibrasi Alat Kesehatan Dinkes Provinsi Lampung Aries Aviantono menyatakan distribusi vial vaksin tersebut terinci untuk Kabupaten Tanggamus ada 120 vial dan Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 870 vial.

Ia melanjutkan untuk Kabupaten Lampung Tengah ada 390 vial vaksin, Tulangbawang 90 vial, Pringsewu 20 vial, dan bagi buffer stock di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung ada 80 vial.

Pada pelaksanaan vaksinasi COVID-19 sejak tahap pertama hingga kedua total telah diterima sebanyak 94.570 vial vaksin yang terinci pada tahap pertama ada 40.520 vial dan tahap kedua 54.050 vial bagi vaksinasi di Lampung.

Sedangkan pada vaksinasi tahap kedua, Lampung telah menerima kiriman vaksin yang terbagi dalam tiga termin dengan jumlah pada termin pertama 33.640 vial, termin kedua 18.840 vial, dan termin ketiga 1.570 vial.
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar