Rektor Unila sebut pendekatan budaya dapat tangkal radikalisme

id Unila,Lampung,Terorisme,Radikal,Akademisi

Rektor Unila sebut pendekatan budaya dapat tangkal radikalisme

Rektor Universitas Lampung Prof Karomani saat dimintai keterangan. Kamis. (1/4/2021). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Rektor Universitas Lampung Prof Karomani menyebutkan bahwa pendekatan budaya bisa menjadi salah satu langkah yang diperhitungkan guna menangkal radikalisme.

"Saya yakin jika semua kedepankan nilai-nilai budaya di Indonesia radikalisme dapat di tekan," kata Rektor Unila itu, di Bandarlampung, Kamis.

Menurutnya, pendekatan budaya perlu dimunculkan sebab di dalamnya terdapat nilai-nilai yang mampu melebur radikalisme, seperti di Lampung ada namanya "Piil Pesenggiri". 

"Nilai-nilai "Piil Pesenggiri" salah satunya sakai sambayan atau saling membantu sesama, keluarga, serta tetangga, ada pula nemui nyimah, saling toleran, santun satu sama lain," kata dia.

Sehingga, lanjut dia, aksi terorisme dan radikalisme dapat ditangkal, sebab pendekatan keamanan saja tidak cukup untuk itu.

Menurutnya pula, tindakan terorisme dan prilaku radikalisme tidak selalu dilandasi oleh faktor ekonomi namun lebih kepada yang paling prinsip ataupun ideologi mereka sudah tercemar oleh paham radikal.

"Faktor ekonomi memang menjadi salah satunya tapi tidak selalu itu alasan menjadi terorisme. Sesusah-susahnya ekonomi seseorang tidak juga jadi teroris kalau pemahamannya tidak terpapar kepentingan-kepentingan politik yang radikal," ujarnya.

Dia pun menegaskan bahwa negara ini sudah final dengan ideologi Pancasila dan sudah diakui oleh dunia sehingga tidak ada tempat bagi paham-paham lainnya.

"Bangsa ini merupakan kebanggaan kita semua, karena beda adat istiadat, agama, bahasa, budaya, tetapi kita bisa bersatu," katanya.
 
Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar