Kapolri tawarkan anak Satpam Gereja Kathedral Makassar jadi polisi

id Kapolri, kosmas, korban bom, bom gereja katerdral, tawarkan anaknya, jadi polisi, satpam heroik, Polda Sulsel, ledakan b

Kapolri tawarkan anak Satpam Gereja Kathedral Makassar jadi polisi

Kapolda Sulawesi Selatan, Inspektur Jenderal Polisi Merdisyam (tengah) saat memberikan keterangan pers di dekat lokasi kejadian ledakan bom Gereja Kathedral Hati Yesus Yang Maha Kudus Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA/Darwin Fatir

Kita juga sangat apresiasi tinggi, kalau tidak seperti pak Cosmas, itu ceritanya akan berbeda, tutur Merdisyam
Makassar (ANTARA) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menawarkan anak petugas Satuan Pengamanan (Satpam) Gereja Kathedral Hati Yesus Yang Maha Kudus, Kota Makasaar, Cosmas Balelembang, yang menjadi korban ledakan bom untuk menjadi polisi.

"Kapolri menawarkan anak Cosmas menjadi anggota kepolisian. Itu sebagai apresiasi dari Kapolri terhadap keberanian Pak Cosmas ini," ujar Kapolda Sulawesi Selatan, Inspektur Jenderal Polisi Merdisyam, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu.

Pemberian kesempatan itu diberikan Kapolri sebagai bentuk apresiasi atas keberanian Cosmas Balelembang berhasil menghadang pelaku bom bunuh diri masuk ke dalam Gereja Kathedral, sehingga dapat menyelamatkan orang lain.

Baca juga: Wagub ajak perangi radikalisme yang merusak pikiran generasi muda

"Kita juga sangat apresiasi tinggi, kalau tidak seperti pak Cosmas, itu ceritanya akan berbeda," tutur Merdisyam.

Ia menyatakan, tindakan Balelembang itu terjadi tentu karena dia sadar dan bisa melihat ada potensi orang lain yang ingin berbuat jahat.

"Artinya, masyarakat sendiri sudah mempunyai kesadaran, komunitas itu sudah punya kesadaran, ketelitian terhadap hal-hal yang mencurigakan dan itu kita apresiasi," paparnya.

Baca juga: Kapolda : Kasus bom jangan sampai terjadi di Lampung

Dikonfimasi terpisah, John, adik kandung Cosmas Balelembang mengaku senang keponakannya diberi tawaran menjadi polisi. Nama keponakan yang disebut-sebut ditawarkan menjadi polisi itu bernama Franky, dan masih kuliah semester enam Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia Paulus di Makassar.

"Syukurlah. Namanya Franky, masih kuliah itu di UKI Paulus, kami tentu senang dengan informasi ini," katanya.

Baca juga: Paket kardus misterius di Makassar diamankan Tim Gegana Polda Sulsel

Cosmas Balelembang turut menjadi korban ledakan bom bunuh diri oleh pasangan suami istri L dan YSF, ketika menghadang pasangan itu masuk gereja. Dampak dari ledakan itu, wajah dia ikut terluka, beruntung dia selamat lalu dilarikan ke RS Stella Maris bersama korban lain untuk dirawat.

Atas kejadian pada Minggu 28 Maret 2021 sekitar pukul 10.30 WITA itu, tercatat 19 orang terluka, termasuk Cosmas Balelembang, dan dua orang pelaku tewas di tempat kejadian usai meledakkan diri di depan pintu Gereja Kathedral Hati Yesus Yang Maha Kudus.
 
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar