Pengusaha Industri tapioka Lampung Timur sepakati harga singkong Rp900/kg

id Singkong,tapioka

Pengusaha Industri tapioka Lampung Timur sepakati harga singkong Rp900/kg

Staf Ahli Bupati Lampung Timur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, M Yusuf HR (Antara Lampung/M Misaf Khandiasih)

Lampung Timur (ANTARA) - Para pengusaha industri tapioka dan Pemkab Lampung Timur menyepakati harga singkong daerah itu minimal Rp900/kg dengan refraksi (potongan) 20 persen.

"Kami telah menyepakati harga pembelian ubi kayu minimal Rp900 perkilogram dari petani Kabupaten Lampung Timur, dengan refraksi maksimal 20 persen," kata Staf Ahli Bupati Lampung Timur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, M Yusuf HR, usai pertemuan Pemkab Lampung Timur dan pengusaha industri tapioka, di Sukadana, Lampung, Jumat.
 
Ia mengatakan kesepakatan bersama itu dibuat guna meningkatkan produksi dan produktivitas ubi kayu serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani ubi kayu di Lampung Timur.

"Pengusaha industri tapioka juga menyepakati melakukan kemitraan dan kerja sama yang saling menguntungkan petani ubi kayu," kata Yusuf.

Selain itu, lanjut dia, pengusaha industri tapioka akan membuat forum komunikasi sebagai wadah koordinasi antara stakeholder terkait.

"Pemkab Lampung Timur, melalui instansi teknis akan melakukan penyuluhan, pembinaan dan pengawasan dalam pengembangan ubi kayu agar berkualitas dan kontinuitas produksi di Lampung Timur," katanya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Lampung TImur Azwar Hadi mengatakan pihaknya menggelar pertemuan dengan pengusaha singkong untuk mencari solusi terkait penurunan harga singkong.
 
“Kami panggil pengusaha-pengusaha singkong yang berada di Lampung Timur untuk mempertanyakan mekanisme harga. Jadi besar potongan itu juga yang bermasalah, di mana keluhan petani itu misalnya harga singkong Rp900/kg, tapi potongannya bisa mencapai 30 persen. Dan yang bisa menjawab ini hanya pengusaha,”katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad menyebutkan berdasarkan kesepakatan asosiasi pengusaha tapioka, harga beli singkong dari petani daerah itu disepakati sebesar Rp900 per kilogram.

 Menurutnya, harga ini akan diterapkan hingga akhir Mei mendatang. Ke depan, pihaknya akan berupaya agar harga singkong di Kabupaten Lampung Tengah bisa terus stabil.
 
Dikatakan Musa, dirinya bersama Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya akan fokus pada pertanian karena perekonomian bertumpu pada bidang tersebut.

Pemkab juga akan mengupayakan yang terbaik sehingga bidang pertanian khususnya petani singkong bisa sejahtera.

"Kita harus bekerja sama dengan semua elemen, tidak bisa hanya satu pihak saja, saya akan upayakan yang terbaik untuk memajukan pertanian  di Lampung Tengah, tentu juga dengan kerja sama semua pihak," tambahnya.
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar