Bandarlampung terima bantuan excavator mini dari PT Bukit Asam

id Bandarlampung,PT BA,Kota Bandarlampung,Bukit Asam ,Bantuan eksavator

Bandarlampung terima bantuan excavator mini dari PT Bukit Asam

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana bersama General Manager PT Bukit Asam Dadar Wismoko saat serah terima bantuan eksavator. ANTARA/Dian Hadiyatna

Bandarlmapung (ANTARA) - Pemerintah Kota Bandarlampung menerima bantuan satu unit excavator mini dari PT Bukit Asam (BA) guna dipakai untuk melakukan pengerukan sedimentasi di sungai-sungai di kota ini.

"Alhamdulillah, kita bersyukur PT BA sudah membantu kita dengan memberikan excavator kecil yang memang pas dan bisa masuk ke sungai-sungai di sini guna pengerukan endapan sungai agar saat hujan tidak terjadi luapan air yang mengakibatkan banjir," kata Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana, di Bandarlampung, Rabu.

Menurutnya, sinergi antara pemda dengan perusahaan swasta sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah banjir yang kerap terjadi.

"Saya juga harap ke depan tidak hanya Bukit Asam saja yang tergerak untuk membantu Pemkot dalam masalah banjir. Saya yakin jika ini dilakukan bersama-sama Insyaallah semua bisa diatasi," kata dia.

Apalagi, lanjut dia, pemkot baru saja menggulirkan program grebek sungai sehingga excavator pemberian PT BA ini sudah pasti akan sangat berguna dalam kegiatan tersebut.

General Manager PT Bukit Asam Dadar Wismoko mengatakan bahwa selama perusahaan milik negara ini masih beroperasi sudah pasti pihaknya akan terus mendukung pemerintah setempat.

"Excavator ini merupakan salah satu bentuk dukungan kita kepada Kota Bandarlampung dalam menanggulangi permasalahan banjir," kata dia.

Menurutnya excavator mini tersebut dapat digunakan oleh pemerintah untuk mengangkat sedimentasi yang mengendap di sungai-sungai kecil maupun selokan sehingga bila hujan turun arus air dapat berjalan lancar.

"Permintaan bantuan ini sudah lama tapi baru kita serahkan karena memang proses di BUMN harus transparan. Kita harap dengan adanya bantuan ini masalah banjir di Bandarlampung dapat diatasi," kata dia.
 
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar