Swedia berencana luncurkan 'paspor vaksin' virus corona secara digital

id Swedia, 'paspor vaksin' virus corona digital,Menteri Anders Ygeman

Swedia berencana luncurkan 'paspor vaksin' virus corona secara digital

Menteri Kesehatan dan Urusan Sosial Swedia Lena Hallengren memberikan keterangan kepada media mengenai situasi penyakit virus corona (COVID-19), di kantor pusat pemerintah di Stockholm, Swedia, Selasa (3/11/2020). (Jessica Gow/TT News Agency/via REUTERS/HP/djo)

Sertifikat vaksinasi sepertinya diharuskan untuk perjalanan
Stockholm (ANTARA) - Swedia berencana meluncurkan "paspor vaksin" virus corona secara digital pada musim panas, dengan asumsi saat itu sudah ada standar internasional bagi penerbitan dokumen tersebut, kata Pemerintah setempat, pada Kamis (4/2).

Pemerintah dan pengembang di seluruh dunia sedang mengkaji bagaimana sertifikat seperti itu dapat membantu membuka kembali ekonomi dengan mengidentifikasi mereka yang terlindung dari COVID-19.

"Saat Swedia dan negara-negara di sekitar kita mulai membuka lagi masyarakat, sertifikat vaksinasi sepertinya diharuskan untuk perjalanan dan kemungkinan diperlukan dalam kegiatan lainnya," kata Menteri Energi dan Pengembangan Digital Swedia Anders Ygeman saat konferensi pers.

Sementara itu, Pemerintah Denmark pada Rabu (3/2) mengumumkan akan meluncurkan versi awal paspor vaksinasi virus corona pada akhir Februari.

Sumber: Reuters 

Baca juga: Orang tidak akan meninggal karena vaksin COVID-19
Baca juga: Pemerintah optimistis vaksinasi sesuai jadwal
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar