Pemkab Lamsel salurkan bansos tahun 2021

id Lampung, lampung selatan, lamsel, covid lampung, covid

Pemkab Lamsel salurkan bansos tahun 2021

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan Dulhakar menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) (Foto : Antaralampung/Istimewa)

Bandarlampung (ANTARA) -
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, melaunching bantuan sosial (Bansos) Tahun 2021, di Aula Krakatau, Kantor Bupati setempat, senin (11/1/21)

"Peluncuran bantuan sosial Tahun 2021 ini berupa Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Dulkahar,

Menurutnya, data penerima program bantuan Tahun 2021 yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (RI), yakni PKH sebanyak 53.360 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan jumlah dana Rp. 37.474.950.000.

Selanjutnya, program BPNT sebanyak 107.616 KPM dengan besaran dana yang diterima oleh KPM sebesar Rp. 200.000, yang telah ditukarkan dengan sembako

"Jenis bantuannya ini bukan uang tapi ditukarkan berupa kebutuhan pokok yang telah di tetapkan oleh Kementerian Sosial," kata Dulhakar

Lanjutnya, Ia menjelaskan, dalam rangka penanganan COVID-19, Pemerintah telah menyalurkan bantuan BST, dengan jumlah penerima usulan 52.784 KPM terealisasi 40.406 KPM, sementara sisanya masih dilakukan validasi data.

Besaran bantuan yang diterima oleh KPM BST yakni sebesar Rp. 300.000 per bulan.

"Semua program bantuan disalurkan melalui mekanisme perbankan dan kantor pos, jadi tidak ada yang disalurkan langsung kepada penerima," jelasnya lebih lanjut.

Sementara, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Supriyanto, mengatakan pemberian bantuan ini diselenggarakan agar masyarakat dapat memulihkan kondisi ekonomi menjadi lebih baik.

Baik itu Program PKH yang bantuannya berkaitan dengan pelajar, BPNT yang diberikan berupa sembako maupun BST yang diberikan oleh Pemerintah pada masa pandemi ini.

"Jadi Pemerintah membantu bukan menanggung, jadi tidak mungkin semua kebutuhan dapat terpenuhi semua, kebutuhan kita tentunya tidak terbatas, walaupun itu hanya kebutuhan pokok," ujar Supriyanto

Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar