Tiga film sineas Lampung buka gelaran 15th JAAF 2020

id Klub nonton,Lampung,Film lampung,Sineas Lampung

Tiga film sineas Lampung buka gelaran 15th  JAAF 2020

Salah satu adegan di film Agus dan Agus yang menjadi pembuka festival film JAFF Lampung. Jumat. (20/11/2020). (ANTARA/Dian Hadiyatna/dok. Klub nonton)

Bandarlampung (ANTARA) - Tiga film karya Sineas Lampung akan membuka 15th Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) Community Forum 2020 di provinsi ini yang digelar pada Kamis (26/11).

"Ketiga film yang akan diputarkan dalam pembukaan Festival Film Internasional dari 
JAFF ini yakni Agus dan Agus, Anak Koin, serta Kita Satu," kata Nada Bonang selaku Festival Director of 15th Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) Community Forum, di Bandarlampung, Jumat.

Ia menjelaskan bahwa ketiga file tersebut dipilih menjadi pembuka pada Legian JAAF karena dinilai layak karena pernah meraih penghargaan nasional maupun internasional.

"Seperti film fiksi "Agus dan Agus" karya Aji Aditya yang pernah terpilih menjadi Official Selection HANIFF 2016," kata dia.

Kemudian, film "Anak Koin" karya Chrisila Wentiasri yang menjadi Nominated as Best Short Documetary of FFI 2017 dan yang  Terakhir film animasi berjudul "Kita Satu" karya Aga Arsari yang terpilih sebagai Best Animation Film of Gemastik 2017.

"Kegiatan ini akan diselenggarakan pada 26-28 November mendatang. Pembukaan akan dilaksanakan secara tertutup dan terbatas dari pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai di Gedung Dewan Kesenian Lampung Kompleks PKOR, Way Halim, Bandarlampung dengan mengundang penggiat film dan stakeholder perfilman Lampung," kata dia.

Pembukaan akan mengambil tema “Sekura Lampung” sebagai bentuk penghargaan 
kepada sineas Lampung yang menjadi “wajah/topeng” dalam perkembangan sinema di provinsi ini.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama tiga hari tersebut kegiatan tersebut para penggiat dan penikmat film di Lampung dapat mengikuti kegiatan yang meliputi 
Eksebisi Film, Forum Komunitas, dan Community Expo ini. 

"Ini merupakan hadiah besar untuk menambah wawasan film teman-teman sineas di Lampung dan semoga nanti di dalam Forum Komunitas kita juga bisa bahas sedikit tentang tata cara pengajuan pembiayaan produksi film”, kata Nada.

Ia pun mengatakan bahwa dengan menjadi salah satu dari 15 Kota penyelenggara Festival Film Internasional ini, artinya  Lampung mulai dilihat sebagai provinsi yang aktif dalam berkegiatan film.
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar