HK ruas Bakter gelar operasi ngantuk di KM 20 jalur B

id Lampung, jalan tol, tol lampung, hutama karya, hk

HK ruas Bakter gelar operasi ngantuk di KM 20 jalur B

PT Hutama Karya (persero) Ruas Bakauheni-Terbanggi Besad (Bakter) melaksanakan operasi ngantuk di KM 20 jalur Bini untuk menekan angka kecelakaan di jalan bebas hambatan tersebut. (Foto : Antaralampung/Ist)

Bandarlampung (ANTARA) - PT Hutama Karya (persero) Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) melaksanakan operasi ngantuk di KM 20 jalur B untuk menekan angka kecelakaan di jalan bebas hambatan tersebut.

"Kita antisipasi dengan operasi ngantuk atau microsleep. Pengendara wajib lakukan istirahat di rest area agar tidak ada kecelakaan di jalan tol," kata Koordinator Lalulintas Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar  Usman Edi, di Bandarlampung, Kamis

Menurutnya, operasi ngantuk atau microsleep ini dilakukan karena Tol Trans Sumatera dari Bakauheni sampai Kayu Agung ini memiliki panjang 329 kilometer, ini yang menyebabkan pengemudi merasa lelah dan mengantuk saat berkendara di jalan tol.

Baca juga: HK gelar operasi mengantuk di Km 163 Tol Trans Sumatera di Lampung

"Pengendara harus lebih ekstra hati-hati dalam berkendara, karena dengan ruas yang panjang ini yang sering mengakibatkan kecelakaan. Berhentilah saat mengantuk dan lelah. Serta jangan dipaksakan untuk tetap melanjutkan perjalanan," katanya

Saat operasi mengantuk atau microsleep ini juga, PT Hutama Karya (Persero) Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar memberikan kopi dan snack gratis kepada pengendara.

"Kopi gratis ini untuk menghilangkan ngantuk berkendara, dan mengajak pengendara bijak menggunakan jalan tol, jangan pernah memaksakan saat lelah dan ngantuk, karena batas maksimal saat berkendara di jalan tol hanya 3 jam," jelasnya

AIPDA Jodi Prasetio Panit Ranting 1 unit 2 Satuan PJR Polda Lampung mengatakan, dengan adanya operasi simpati atau operasi mengantuk ini pengguna jalan tol bisa beristirahat di rest area yang ada untuk menghindari kecelakaan.

"Ini sangat baik dan bagus, karena bisa menghimbau kepada pengendara untuk bisa lebih hati-hati saat berkendara di jalan tol, apalagi dalam kondisi ngantuk, lebih baik cari tempat untuk melakukan istirahat," katanya

Baca juga: PT Hutama Karya gelar operasi mengantuk pertama di Indonesia

Jodi mengharapkan, dengan dilakukan operasi ngantuk secara intens dan reguler dapat mengurangi angka kecelakaan dan bisa membuat sadar para pengendara, bahwa dengan memaksa berkendara dalam kondisi ngantuk itu berbahaya untuk diri sendiri maupun penumpang, karena dapat mengakibatkan kecelakaan,"j elasnya

Heryanto pengguna jalan tol asal Kota Bengkulu mengatakan, dengan operasi ngantuk ini sangat baik, apalagi dengan disediakan kopi gratis dan snack, membuat para pengendara untuk bisa beristirahat sejenak menghilangkan lelah.

"Sangat baik dan patut diberikan apresiasi sekali, karena banyak kendaraan yang memaksakan melanjutkan perjalanan. Dengan diberikan pengarahan ini kami selaku pengguna jalan tol sangat terbantu dengan informasi yang diberikan," katanya

Heryanto mengharapkan, semoga ke depan dapat dilakukan rutin di rest area dan lokasi-lokasi rawan kecelakaan agar pengendara dapat diberikan arahan dan informasi tentang bahaya berkendaraan saat mengantuk.
Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar