Pelatih Antonio Conte akui absennya Hakimi pukulan berat bagi Inter Milan

id Inter Milan,Antonio Conte,Achraf Hakimi,Covid-19,Borussia Moenchengladbach,Liga Champions

Pelatih Antonio Conte akui absennya Hakimi pukulan berat bagi Inter Milan

Achraf Hakimi saat bermain untuk Inter Milan di laga derby della madonnina melawan AC Milan di San Siro, Milan, Italia pada 17 Oktober 2020.(REUTERS/DANIELE MASCOLO)

Jelas tidak mudah hari ini untuk menerima berita pada pukul lima bahwa Hakimi positif
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Inter Milan Antonio Conte mengatakan bahwa timnya secara psikologis sulit untuk kehilangan bek sayap Achraf Hakimi karena dinyatakan positif COVID-19, empat jam sebelum dimulainya pertandingan Liga Champions melawan Borussia Moenchengladbach.

Hakimi menjadi pemain ketujuh di Inter yang dinyatakan positif terpapar virus itu dalam dua pekan terakhir, meskipun salah satunya Alessandro Bastoni telah pulih dan masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua ketika mereka ditahan imbang 2-2.

"Jelas tidak mudah hari ini untuk menerima berita pada pukul lima bahwa Hakimi positif (COVID-19)," kata Conte, usai pertandingan yang dikutip Reuters pada Kamis.

"Ia telah berlatih dengan kami sampai pagi ini, ia dijadwalkan untuk bermain dan kami telah mempersiapkan beberapa situasi taktis dengannya. Namun, kami harus menghadapi masalah ini dan saya mengatakan kepada para pemain kami harus melakukannya dengan kepala tegak," katanya pula.

"Itu juga tidak mudah dari sudut pandang psikologis, tetapi para pemain menunjukkan bahwa, yang terpenting mereka adalah manusia dan bukan hanya pesepak bola," ujar pelatih asal Italia tersebut.
Baca juga: Lukaku yakin bersama Antonio Conte Inter akhiri paceklik gelar


Conte mengatakan bahwa ia tidak dapat mengingat kiper Inter Samir Handanovic melakukan penyelamatan selama pertandingan di mana tim Bundesliga mencetak gol dari kedua tembakan tepat sasaran mereka.

"Kami bermain bagus melawan tim dengan potensi besar," katanya lagi.

"Saya tidak punya alasan untuk menegur para pemain, meski kami bisa lebih baik lagi karena kami mungkin melakukan kesalahan dalam beberapa situasi," ujar pelatih berusia 51 tahun itu.
Baca juga: Radja Nainggolan dilaporkan terinfeksi COVID-19
Baca juga: Antonio Conte keluhkan timnya kerap tidak seimbang
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar