Nelayan di Banyuasin tewas diterkam buaya

id buaya muara,serangan buaya

Nelayan di Banyuasin tewas diterkam buaya

Dokumentasi. Buaya muara (crocodylus porosus) berukuran panjang 3,85 meter dan lebar 60 cm yang ditangkap warga saat masuk di sero (alat tangkap ikan ramah lingkungan) milik warga Desa Lambangi Kecamatan Kolono Timur  Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara, Senin (5/10/2020). (ANTARA/HO-BKSDA Sultra)

Palembang (ANTARA) - Seekor buaya muara menyerang seorang nelayan di Sungai Bungin Desa Sungsang IV Kecamatan Banyuasin II kawasan Taman Nasional Barbak Sembilang Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan hingga tewas.

Kapolsek Sungsang Iptu Bambang Wiyono, Selasa, mengatakan korban bernama Rustam (35) warga Desa Sri Menanti Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin diterkam buaya muara pada pukul 05.30 WIB.

"Korban sedang mencari ikan bersama mertuanya bernama Gani (70)," ujarnya dihubungi dari Palembang.

Ia menjelaskan korban dan mertuanya berada di atas perahu ketek untuk mengangkat jaring ikan, tiba-tiba seekor buaya menyeruduk badan perahu hingga keduanya terjungkal ke sungai.

Rustam yang lebih dulu terjatuh langsung ditarik buaya masuk ke dalam sungai, mertuanya berupaya menolong korban sembari memberi tahu rekan nelayan lain yang tberada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Gani dapat diselamatkan oleh nelayan lain, sedangkan korban hilang setelah serangan buaya, warga pun memberi tahu kejadian naas itu kepada pihak terkait.

Tim pencarian terdiri dari polisi, TNI dibantu warga akhirnya berhasil menemukan tubuh korban pada pukul 17.15 WIB di dekat lokasi penerkaman.

"Kondisi korban tidak utuh," tambahnya.

Tim kemudian mengevakuasi dan menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga, ia pun mengimbau agar warga lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai karena sudah sering terjadi serangan serupa mengingat sungai itu masih menjadi habitat buaya muara .
 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar