DRI Lampung: Perlu dorongan pemerintah tingkatkan produktivitas lada Lampung

id Ekonomi Lampung, lada lampung

DRI Lampung: Perlu dorongan pemerintah tingkatkan produktivitas lada Lampung

Ilustrasi- Lada hitam Lampung asal Desa Maringgai. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Bandarlampung (ANTARA) - Ketua Dewan Rempah Indonesia Wilayah Lampung mengatakan di tengah rendahnya produktivitas lada Lampung, perlu peran serta pemerintah guna meningkatkan produksi lada Lampung.



"Saat ini produktivitas lada hitam Lampung rendah sehingga harga lada di pasaran juga redah, untuk menyelesaikan permasalahan ini perlu peran serta dari pemerintah," ujar Ketua Dewan Rempah Indonesia, Untung Sugiyatno, saat dihubungi di Bandarlampung, Kamis.



Ia mengatakan, produktivitas lada hitam Lampung hanya berkisar 500 kg/ha, sedang total luas lahan lada di Lampung sebanyak 45.741 hektar.



"Pada masa kejayaan lada Lampung luasan lahan lada dapat mencapai 120.000 hektare, dengan produktivitas 700 kg/ha, namun saat ini luas area hanya berkisar 40.000 hektare lebih dengan produktivitas kurang lebih 500 kg/ha," ujarnya.



Ia menjelaskan, untuk membangkitkan kembali kejayaan lada hitam Lampung perlu peran pemerintah dalam memfasilitasi serta membangun kepercayaan petani lada untuk kembali menanam lada.



"Pemerintah harus mengedukasi dan menumbuhkan kembali kepercayaan petani untuk menanam lada, sebab saat ini harga lada hitam Lampung hanya berkisar Rp30.000/kg," ujarnya.



Menurutnya, pemerintah juga dapat mensosialisasikan pentingnya dan manfaat menanam lada hitam dibanding komoditas lain, menjaga harga lada hitam di pasaran agar tidak rendah, serta mendorong ekspor dengan mempermudah regulasi.



"Saat ini animo petani untuk menanam lada hitam yang sebenarnya menjadi ikon Lampung dan tanaman turun temurun menurun, serta banyak yang menggantinya dengan komoditas lain, karena petani melihat harga lada hitam semakin rendah, sehingga pemerintah perlu mencari solusi untuk hal ini," katanya.



Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam statistik perkebunan Indonesia tahun 2018-2020 luasan lahan lada hitam Lampung terus mengalami penurunan pada tahun 2018 tercatat ada 45.883 hektar, 2019 total lahan sebanyak 45.849 hektar, dan pada 2020 jumlah luasan lahan lada Lampung hanya 45.741 hektar dengan jumlah produksi lada sebanyak 14415 ton.

Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar