100 sopir dan kernet bus jalani tes cepat di Terminal Rajabasa

id sopir bus, akap dan akdp, terminal rajabasa, covid-19, rapid test

100 sopir dan kernet bus jalani tes cepat di Terminal Rajabasa

Sejumlah sopir dan kernet bus menjalani rapid test di Terminal Rajabasa (ANTARA/HO)

Bandarlampung (ANTARA) - Sebanyak 100 sopir dan kernet bus antarkota antar provinsi (AKAP) dan  sopir antarkota dalam provinsi (AKDP) menjalani tes cepat (rapid test)  di Terminal Raja Basa Bandarlampung, Senin.

"Pemeriksaan ini dilakukan untuk deteksi dini peneluran wabah COVID-19 yang kini terus meningkat  di Provinsi Lampung," kata Direktur lalu lintas Polda Lampung Kombes Donny Sabardi H Damanik, di Bandarlampung, Senin.

Para sopir tersebut langsung diarahkan menjalani rapid test begitu masuk dan keluar  kawasan terminal.

Menurutnya,  kegiatan ini sendiri diinisiasi oleh jajaran Dirlantas Polda Lampung bersama pemangku kepentingan terkait seperti Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bappeda Provinsi Lampung.

Para petugas Ditlantas dan Jasa Raharja mengarahkan para sopir menjalani rapid test oleh tim kesehatan yang telah disiapkan dari Bidokes Polda Lampung.

Pihaknya menyiapkan 100 rapid test bagi para sopir, kernet bus dan masyarakat serta membagikan 500 masker. 

"Kegiatan ini dalam rangkaian Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-65. Dan bersyukur hingga terselesaikannya kegiatan tersebut sopir, kernet ataupun masyarakat yang menjalani tes nonreaktif COVID-19," ungkapnya. 

Menurutnya, sopir bus menjadi salah satu yang berisiko terpapar COVID-19. Pasalnya, mereka berinteraksi dan mengangkut banyak penumpang dari luar kota atau luar provinsi, terlebih di jalur lintas Sumatera dan Lampung sebagai penghubung lintas antara pulau Jawa dan Sumatera.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo menerangkan bahwa kegiatan semacam ini membantu para awak bus dalam upaya proteksi diri.

Pihaknya juga mengimbau kepada pemilik armada atau perusahaan bus untuk juga memperhatikan para pekerjanya yang menjadi aset yang utama.

"Jadi sekalian deteksi dini, karena bus moda transportasi yang masih banyak digunakan masyarakat, dan para sopir ini yang secara langsung berinteraksi membawa penumpang dari seluruh wilayah baik dari jawa maupun sebaliknya." ujarnya.

Tidak hanya pelaksanaan rapid test dan pembagian masker, kegiatan ini juga para petugas memberikan ratusan paket yang berisikan face shield, hand sanitazer dan brosur tentang protokol kesehatan dalam menanggulangi penyebaran COVID- 19.
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar