KPU Lampung : Masih ada tiga daerah yang belum cairkan 100 persen anggaran pilkada

id Pilkada,KPU,Bandarlampung,Lampung

KPU Lampung : Masih ada tiga daerah yang belum cairkan 100 persen anggaran pilkada

Ketua KPU Provinsi Lampung, Erwan Bustami, Selasa. (4/8/2020). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - KPU Provinsi Lampung menyebutkan bahwa dari delapan kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada serentak 2020 tersisa tiga daerah lagi yang belum mencairkan 100 persen anggaran sesuai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

"Jadi yang belum mencairkan 100 persen anggaran tersebut yakni Kota Bandarlampung, Kabupaten Lampung Tengah, dan Pesawaran," kata Ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami, di Bandarlampung, Selasa.

Sedangkan, lanjut dia, untuk lima kabupaten/kota lainnya yakni Kota Metro, Kabupaten Lampung Timur, Lampung Selatan, Waykanan, dan Pesisir Barat mereka telah mencairkan anggaran pilkada 100 persen.

Ia mengungkapkan untuk Kota Bandarlampung hingga saat ini baru mencairkan dana Pilkada sebesar 41 persen lebih sedangkan Kabupaten Lampung Tengah sudah 96 persen dan Pesawaran 95 persen.

Erwan menuturkan, untuk Kota Bandarlampung, penyelenggara telah menyampaikan kepada pihaknya bahwa dengan anggaran yang ada tersebut mereka hanya siap melakukan tahapan hingga penetapan calon pasangan walikota dan wakil wali kota.

"Kalau sekarang kan baru 41 persen lebih yang sudah ditransfer Pemkot Bandarlampung, nah, uang yang ada sekarang ini hanya sanggup melaksanakan tahapan sampai penetapan pasangan calon saja," katanya.

Namun, lanjut dia, pada permasalahan ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah memfasilitasi KPU dan Pemerintah Kota Bandarlampung dan diharapkan pada 15 Agustus 2020 Pemkot setempat dapat menambah anggaran pilkada tersebut.

"Kami berharap pada tanggal 15 Agustus tersebut Pemkot Bandarlampung dapat menambah atau mentransfer anggaran pilkada karena KPU pun sudah mengajukan surat penambahan dana," katanya.


 
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar