Menlu negara - negara Arab peringatkan aneksasi bakal picu konflik

id aneksasi israel,wilayah otoritas palestina,menteri luar negeri arab

Menlu negara - negara Arab peringatkan aneksasi bakal picu konflik

Seorang demonstran yang mengenakan masker pelindung memegang poster saat protes bersama ratusan warga lainnya menentang rencana aneksasi Israel atas wilayah Palestina di Tepi Barat yang didudukinya, dan tentang masalah pengangguran dan ekonomi, di Tel Aviv, Israel (23/6/2020) waktu setempat. ANTARA/REUTERS/Ammar Awad/aa.

Amman (ANTARA) - Menteri luar negeri negara-negara Arab pada Selasa (7/7) memperingatkan bahwa tindakan aneksasi ilegal Israel akan memicu konflik dan mendorong ekstremisme.

Berbicara selama pertemuan virtual yang diselenggarakan oleh Yordania, para menteri mengulangi penolakan mereka terhadap langkah Israel untuk menerapkan kedaulatan, atau dengan kata lain untuk mencaplok, Lembah Jordan dan pemukiman kolonial ilegal di Tepi Barat yang diduduki.

“Kami menolak aneksasi di bagian mana pun dari wilayah Palestina yang diduduki, dan memperingatkan bahaya aneksasi, yang merupakan pelanggaran hukum internasional dan melemahkan solusi dua negara, fondasi proses perdamaian serta upaya menuju perdamaian yang adil dan komprehensif, ”kata mereka dalam pernyataan bersama.

Mereka meminta masyarakat internasional untuk mengambil "posisi dan tindakan yang jelas dan berpengaruh" untuk mencegah langkah aneksasi dan meluncurkan kembali pembicaraan "serius dan efektif" untuk menyelesaikan konflik berdasarkan solusi dua negara sesuai dengan resolusi PBB yang relevan.

Para menteri luar negeri Yordania, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Mesir, Maroko, Tunisia, Oman, Kuwait, selain Sekretaris Jenderal Liga Arab, menegaskan kepatuhan mereka pada Inisiatif Perdamaian Arab tahun 2002 sebagai opsi Arab yang paling inklusif untuk pencapaian tersebut serta perdamaian yang adil dan komprehensif di wilayah ini.

 
Sumber : WAFA
 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar