Nilai ekspor Lampung Mei turun 29,41 persen

id ekspor lampung turun, komoditas lampung, bps lampung

Nilai ekspor Lampung Mei turun 29,41 persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) lampung Faizal Anwar (ANTARA/HO)

Bandarlampung (ANTARA) - Nilai ekspor Provinsi Lampung pada Mei 2020 mencapai 174,21 juta dolar Amerika Serikat atau mengalami penurunan 29,41 persen dibanding ekspor April 2020. 

"Nilai ekspor Mei 2020 ini jika dibandingkan periode yang sama tahun  juga turun 31,01 persen," kata Kepala Badan Pusat statistik Provinsi Lampung, Faizal Anwar di Bandarlampung,  Kamis.

Ia menyebutkan sepuluh golongan barang utama ekspor Provinsi Lampung pada Mei 2020 adalah lemak dan minyak hewan/nabati; kopi, teh, rempah-rempah; olahan dari buah-buahan/sayuran.

Kemudian,  batu bara; bubur kayu/pulp; ampas/sisa industri makanan; ikan dan udang; daging dan ikan olahan; karet dan barang dari karet; dan berbagai produk kimia.

Ia menyebutkan penurunan ekspor Mei 2020 terhadap April 2020 terjadi pada sepuluh golongan barang utama yaitu ampas/sisa industri makanan turun 58,30 persen; batu bara turun 55,08 persen; kopi, teh, rempah-rempah turun 40,40 persen.

Selanjutnya, bubur kayu/pulp turun 
38,74 persen; karet dan barang dari karet turun 28,17 persen; ikan dan udang turun 27,24 persen; daging dan ikan olahan turun 12,88 persen; lemak dan minyak hewan/nabati turun 12,58 persen; olahan dari buah-buahan/sayuran turun 7,71 persen; dan berbagai produk kimia turun 1,22 persen. 

Faizal menjelaskan negara utama tujuan ekspor Provinsi Lampung pada Mei 2020
adalah Amerika Serikat yang mencapai 35,56 juta dola AS, Pakistan 16,95 juta dolar,  Italia 14,87 juta dolar. 

Kemudian, Tiongkok 13,61 juta dolar,  
Belanda 10,45 juta dolar,  Hongkong 9,63 juta dolar, Selandia Baru 8,81 juta dolar, Jepang 7,63 juta dolar,  India 6,51 juta dolar, dan Philipina 5,62 juta dolar. 

"Peranan kesepuluh negara tersebut 
mencapai 74,42 persen," tambahnya.
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar