Bupati Adipati berterima kasih atas bantuan Satgas BUMN Lampung

id Lampung, bumn, bumn lampung, virus corona, waykanan,SATGAS BUMN

Bupati Adipati  berterima kasih atas bantuan Satgas BUMN Lampung

Satgas BUMN Provinsi Lampung kembali menyalurkan bantuan tahap tiga berupa alat pelindung diri (APD) untuk membantu kebutuhan dokter dan paramedis di RSUD Zainal Abidin Pagar Alam Kabupaten Waykanan terkait penanganan COVID-19 serta pemberian pelayanan kesehatan. (Antaralampung/HO)

Bila tidak tersedia APD, maka tidak ada tindakan medis
Bandarlampung (ANTARA) - Bupati Waykanan, Raden Adipati Surya berterima kasih kepada Satgas BUMN Provinsi Lampung yang kembali menyalurkan bantuan tahap tiga berupa alat pelindung diri (APD) untuk kebutuhan dokter dan paramedis di RSUD Zainal Abidin Pagar Alam di Kabupaten Waykanan, Lampung terkait penanganan COVID-19 serta pelayanan kesehatan.

Bupati Raden Adipati Surya menyatakan bantuan yang diberikan oleh Satgas BUMN Wilayah Provinsi Lampung berupa APD sangat diperlukan dalam penanganan COVID-19 di daerahnya.

"Bagi kami, APD ini yang dibutuhkan sehari-hari. Bila tidak tersedia APD, maka tidak ada tindakan medis. Karena APD sangat dibutuhkan," kata Raden Adipati Surya.
Baca juga: Satgas BUMN terus berkontribusi bagi Lampung


Ia menyatakan, pihaknya selama ini berupaya untuk menggunakan APD dan peralatan lainnya secara efektif, namun tetap optimal menjaga ketersediaannya terjamin bagi dokter, tenaga medis, dan petugas lainnya.

Adipati menjelaskan, pergerakan orang sangat mempengaruhi penularan COVID-19 ini, baik itu pergerakan di dalam kota, daerah lain maupun di luar negeri. Karena itu, ia berpesan kepada masyarakat untuk mematuhi imbauan pemerintah terkait protokol pencegahan COVID-19.

"Saya selaku Bupati Waykanan akan mengawasi dan akan menjaga amanah dengan sebaik-baiknya dan mempertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya," katanya pula.
Baca juga: Satgas BUMN Lampung kembali salurkan bantuan kepada rumah sakit
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar