UEFA larang Tranbzonspor ikut kompetisi Eropa

id trabzonspor,uefa,liga champions,liga europa,liga turki

UEFA larang Tranbzonspor ikut kompetisi Eropa

Para pemain Trabzonspor berterima kasih kepada suporternya setelah bermain imbang melawan Besiktas dalam laga lanjutan Liga Super Turki di Stadion Vodafone Park, Istanbul, Turki, Sabtu (22/2/2020). (ANTARA/REUTERS/Murad Sezer)

CFCB memutuskan bahwa Trabzonspor gagal memenuhi target tahun fiskal 2019 tersebut, tulis pernyataan laman resmi UEFA
Jakarta (ANTARA) - Klub Turki Trabzonspor mendapat hukuman larangan tampil di kompetisi Eropa setelah mereka gagal memenuhi aturan Keadilan Finansial (FFP), demikian diumumkan laman resmi UEFA pada Rabu.

Hukuman itu berlaku berdasar putusan yang dikeluarkan Badan Pengendali Keuangan Klub (CFCB) UEFA pada 5 Juli 2019 lantaran gagal membuktikan laporan keuangan yang impas.

Putusan yang dijatuhkan berupa larangan ikut di satu kompetisi Eropa pada musim 2020/21 dan 2021/22, tetapi bisa gugur jika Trabzonspor bisa memenuhi prasyarat untuk laporan keuangan tahun fiskal 2019.

Baca juga: Tundukkan Cologne, Leipzig amankan kembali posisi ketiga klasemen

"CFCB memutuskan bahwa Trabzonspor gagal memenuhi target tahun fiskal 2019 tersebut," tulis pernyataan laman resmi UEFA.

"Dengan demikian, CFCB meminta agar klub itu dilarang tampil dalam satu kompetisi UEFA jika lolos di musim 2020/21 dan 2021/22," demikian lanjut pernyataan yang sama.

Musim ini, Trabzonspor ambil bagian dalam fase kualifikasi Liga Europa tetapi tersingkir di putaran ketiga di tangan klub Republik Ceko, Sparta Praha.

Baca juga: Dunia olahraga bereaksi keras, unjuk solidaritas buat George Floyd

Di kompetisi domestik, Trabzonspor saat ini memimpin klasemen sementara Liga Super berbekal keunggulan head to head atas Istanbul Basaksehir yang sama-sama mengoleksi 53 poin.

Dengan demikian, jika di pengujung musim Trabzonspor keluar sebagai juara Liga Super Turki maka jatah satu tiket fase grup Liga Champions 2020/21 akan lungsur ke tangan tim peringkat kedua.
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar