Pringsewu bentuk kampung tangguh COVID-19 untuk sambut "New Normal"

id Lampung, pringsewu, virus corona

Pringsewu bentuk kampung tangguh COVID-19 untuk sambut "New Normal"

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi didampingi Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri saat pertemuan membahas penerapan New Normal ini bertujuan untuk membentuk kampung tangguh COVID-19, hal tersebut sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat. (Foto : Antaralampung/doc Pemkab Pringsewu)

Bandarlampung (ANTARA) -  



Wakil Bupati Pringsewu Fauzi didampingi Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri saat pertemuan membahas penerapan New Normal ini bertujuan untuk membentuk kampung tangguh COVID-19, hal tersebut sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat.



“Kita tetap mencermati kondisi terkini. Kita juga harus mempersiapkan diri dan jangan menunggu saja, terutama terkait pengaruh kebijakan pemerintah pusat maupun provinsi yang akan berdampak kepada masyarakat,” kata Wakil Bupati Pringsewu, Fauzi, di Pringsewu.  



Menurutnya, dilihat dari kesiapan di antaranya berupa ketersediaan fasilitas kesehatan, paling tidak bisa dibentuk di 13 pekon (desa)  di sembilan kecamatan se-Kabupaten Pringsewu.



Fauzi mengatakan,  Pringsewu memang tidak menjadi contoh untuk penerapan New Normal, tetapi kenapa tidak dilakukan jika memang bisa dilakukan.



Ia menjelaskan, bahwa perekonomian harus tetap berjalan, sehingga pihaknya tidak menutup tempat usaha.



“Pemkab Pringsewu tidak melarang orang berusaha, tapi bagaimana caranya agar pedagang maupun pembelinya juga sehat. Oleh karena itu harus memperhatikan protokol kesehatan. Dan, perlu diingat bahwa tanggungjawab penanggulangan COVID-19 bukan hanya di pemerintah, TNI/Polri, atau Gugus Tugas, tapi tanggungjawab bersama, masyarakat dan dunia usaha,” ujarnya.



Sementara itu, Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri menyampaikan bahwa tugas pemerintah ke depan sangat berat. Dikatakan Kapolres, bahwa presiden menginginkan kita semua memasuki tatanan kehidupan yang baru atau normal baru, serta berharap curva dan penyebaran Covid-19 di setiap daerah menurun.



“Selain itu, masing-masing daerah juga harus membuat Kampung Tangguh COVID-19,” katanya. 



Menurutnya saat ini adalah bagaimana mendisiplinkan dan menyadarkan masyarakat dengan tatanan kehidupan yang baru atau New Normal. Karena itu, lanjut Kapolres Pringsewu, TNI dan Polri harus turun di lapangan untuk mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan yang ada, yakni menjaga kebersihan, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan memakai sabun.



“Peran serta pers juga dibutuhkan untuk menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait protokol kesehatan ini,” jelasnya



 

Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar