Thailand justru perpanjang status darurat virus corona hingga akhir Juni

id thailand,virus corona,status darurat

Thailand justru perpanjang status darurat virus corona hingga akhir Juni

Warga menikmati makan malam saat mereka duduk di samping boneka panda, yang digunakan sebagai pembatasan sosial untuk mencegah penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di restoran Maison Saigon yang dibuka kembali setelah pelonggaran pembatasan di Bangkok, Thailand, Rabu (13/5/2020). Foto diambil tanggal 13 Mei 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Athit Perawongmetha/nz/cfo

Bangkok (ANTARA) - Thailand akan mempertahankan keadaan darurat akibat virus corona hingga akhir Juni, sebagai upaya untuk menjaga infeksi tetap terkendala saat pemerintah bersiap meringankan aturan pembatasan.

Mal dan toko serba ada telah dibuka kembali pada akhir pekan setelah hampir dua bulan ditutup seiring jumlah kasus yang menurun, tetapi bar, klub malam, bioskop, taman bermain, dan pusat kebugaran tetap dilarang.

Pusat untuk Administrasi Situasi COVID-19 (CCSA) mengusulkan perpanjangan masa darurat sebagai tanggapan terhadap perkembangan pandemi global dan untuk memberikan waktu guna mempersiapkan pelonggaran lebih lanjut pada awal bulan depan.

"Alasan untuk memperpanjang keputusan darurat hingga satu bulan ke depan adalah keamanan kesehatan, memungkinkan operasi terpadu dan terus menerus oleh para pejabat dalam situasi pandemi yang belum terselesaikan," kata juru bicara CCSA Taweesin Wisanuyothin, Jumat.

Pemerintah telah memperpanjang larangan penerbangan penumpang internasional, yang telah berlaku sejak April, hingga akhir Juni. Sekolah tetap ditutup dan dijadwalkan dibuka kembali pada bulan Juli.

Thailand yang telah mencatat infeksi harian hingga satu digit bulan lalu, melaporkan tidak ada infeksi baru atau kematian pada Jumat.

Total kasus yang dikonfirmasi adalah 3.037, di mana 56 diantaranya meninggal dunia dan 2.910 orang sembuh.

Sumber: Reuters

 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar