ASDP sediakan fasilitas bufferzone bagi truk logistik di empat pelabuhan penyeberangan

id Lampung, asdp, virus corona

ASDP sediakan fasilitas bufferzone bagi truk logistik di empat pelabuhan penyeberangan

Imelda Pohan (Antara Foto/ istimewa)

Bandarlampung (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali membuka fasilitas bufferzone atau area penjualan tiket di luar pelabuhan sekaligus menjadi lokasi pemeriksaan yang kini dapat diakses pengguna jasa, khususnya truk logistik yang akan menuju Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini dalam siaran persnya, Kamis, mengatakan bahwa ASDP membuka fasilitas bufferzone sebelum memasuki area pelabuhan penyeberangan di sejumlah titik lokasi, yakni Pelabuhan Merak berada RM Mato Ai dan SPBU Gerem, di Bakauheni berada di SPBU Kalianda dan Rest Area KM 20. Lalu, sebelum Pelabuhan Ketapang berada di Terminal Sri Tanjung, dan untuk di wilayah Gilimanuk berada
di Terminal Cargo Gilimanuk.

Adapun bufferzone RM Mato Ai di dekat Pelabuhan Merak juga merupakan lokasi check point gugus tugas penanganan COVID-19 melakukan proses pemeriksaan penumpang dan kendaraan yang merupakan kewenangan aparat keamanan.
 
"Kami berharap layanan bufferzone dapat diakses para truk logistik untuk membeli tiket. Sejak 1 Mei, penjualan tiket truk logistik memang sudah online, namun selama Lebaran ini bufferzone sebagai fasilitas edukasi bagi konsumen yang belum terbiasa membeli tiket secara online melalui www.ferizy.com," kata Imelda

Menurutnya, saat ini penjualan tiket penyeberangan di empat pelabuhan utama Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk sudah sepenuhnya berbasis online yang bisa dibeli dalam rentang waktu 30 hari sampai dengan 2 jam sebelum keberangkatan. Keuntungannya banyak, mulai dari
antrean pembelian tiket berkurang, manifest terjamin, dan sebagai langkah mencegah penyebaran COVID-19 karena mendukung physical distancing, dimana semakin minim interaksi dengan petugas loket.

 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar