15 orang tenaga kesehatan di Kota Batu Jatim jalani isolasi

id Tenaga Kesehatan,Tenaga Medis,COVID-19,Virus Corona,Kota Batu

15 orang tenaga kesehatan di Kota Batu Jatim jalani isolasi

Ilustrasi - Jurnalis membagikan bunga mawar kepada tenaga medis rumah sakit rujukan penanganan virus Corona (COVID-19) RSUD Cut Meutia Aceh Utara di Lhokseumawe, Aceh, Sabtu (11/4/2020). Pembagian 100 tangkai bunga dari jurnalis Posko Peliput COVID-19 itu sebagai simbol apresiasi dukungan moral kepada dokter dan tenaga medis di seluruh Indonesia yang menjadi garda terdepan dalam penanganan COVID-19. (ANTARA FOTO/Rahmad/wsj.)

Kota Batu, Jawa Timur (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batu, Jawa Timur, menyatakan bahwa saat ini terdapat 15 orang tenaga kesehatan  yang harus menjalani isolasi karena mengalami gejala pneumonia atau radang paru-paru.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Batu M Chori di Batu, Selasa, mengatakan bahwa 15 orang tenaga kesehatan tersebut, selama ini bertugas di rumah sakit rujukan penanganan COVID-19, yakni RS Karsa Husada Kota Batu.

"Saat ini, tenaga kesehatan tersebut sedang diisolasi. Sudah dilakukan swab, hasilnya masih belum keluar," kata Chori.

Para tenaga kesehatan itu, lanjut chori, telah menjalani rapid test atau uji cepat COVID-19 dengan hasil reaktif. Dengan hasil reaktif tersebut, sesuai dengan protokol kesehatan, dilakukan test swab.

Chori menjelaskan secara keseluruhan di Kota Batu, terjadi penambahan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 17 orang. Dari 17 orang itu, 15 orang merupakan tenaga kesehatan, dan sisanya adalah warga Kota Batu yang memiliki riwayat perjalanan ke Kota Malang.

Menurut Chori, dari semua PDP yang ada di Kota Batu, telah dilakukan test swab untuk memastikan apakah positif terjangkit COVID-19. Saat ini, Satgas COVID-19 Kota Batu dan Dinas Kesehatan Kota Batu masih menunggu hasil uji laboratorium dari 17 orang tersebut.

"Semua sudah dilakukan swab hari ini, dan masih menunggu hasilnya. Semua PDP, ada gejala pneumonia," kata Chori.

Chori menambahkan bahwa para tenaga kesehatan itu, selama bertugas selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai dengan standard penanganan COVID-19. Petugas kesehatan tersebut memang memiliki riwayat kontak dengan pasien positif lain di Kota Batu.

Saat ini, 15 orang tenaga kesehatan tersebut menjalani isolasi di Wisma Talithakum yang berada di Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, sejak 3 Mei 2020.

Tercatat, di Kota Batu terdapat 782 orang masuk kategori Orang Dengan Risiko (ODR), 102 berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG), 62 orang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan 28 orang merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Untuk kasus positif COVID-19, tercatat ada tiga orang yang dinyatakan positif, dimana satu orang dinyatakan telah sembuh, dan dua lainnya saat ini tengah menjalani perawatan.
 

Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar