Warga Kota Sorong Papua Barat demo desak wali kota tutup bandara

id Papua Barat,penanganan corona,virus corona,corona,covid-19,2019-ncov,novel coronavirus 2019,corona sorong

Warga Kota Sorong Papua Barat demo desak wali kota tutup bandara

Forum Penyelamatan Kemanusiaan COVID-19 Sorong Raya melakukan aksi unjuk rasa di kantor Wali Kota Sorong, Jumat. (Foto Antara Papua Barat / Ernes Kakisina)

Kami masyarakat Kota Sorong sangat mendukung kebijakan karantina wilayah pemerintah daerah tersebut demi melindungi warga Kota Sorong dari Virus Corona
Sorong (ANTARA) - Puluhan masyarakat Kota Sorong, Papua Barat yang menamakan dirinya Forum Penyelamatan Kemanusiaan COVID-19 Sorong Raya, mendatangi Kantor Wali Kota setempat, Jumat, melakukan aksi unjuk rasa meminta wali kota agar menutup Bandara Domine Eduard Osok dan Pelabuhan guna mencegah penyebaran virus Corona.

Aksi yang dipimpin oleh koordinator lapangan Septinus Kambu bertujuan mendukung pemerintah daerah memberlakukan kebijakan karantina wilayah guna melindungi masyarakat Kota Sorong dari penyebaran Virus Corona.

Septinus Kambu mengatakan aksi unjuk rasa ini murni dilakukan untuk melindungi masyarakat Kota Sorong dari penyebaran Virus Corona.

Dia memberikan apresiasi kepada Wali Kota Sorong atas kebijakan karantina wilayah, sehingga pasien positif Corona hanya dua orang dan tidak ada peningkatan hingga saat ini.

"Kami masyarakat Kota Sorong sangat mendukung kebijakan karantina wilayah pemerintah daerah tersebut demi melindungi warga Kota Sorong dari Virus Corona," ujarnya.

Forum Penyelamatan Kemanusiaan COVID-19 Sorong Raya mengawatirkan pembukaan kembali bandara dan pelabuhan akan memperbanyak mobilisasi manusia yang berpeluang untuk peningkatan penyebaran Virus Corona di kota itu.
Baca juga: Seorang turis asal Hong Kong dirawat di RS, diduga terjangkit virus Corona


Dikatakan bahwa fasilitas kesehatan dan tenaga medis di Kota Sorong sangat terbatas dan ditakutkan peningkatan penyebaran virus corona pascadibukanya kembali karantina wilayah akan membuat pemerintah daerah kewalahan dalam penanganan COVID-19.

Karena itu, kata dia, Forum Penyelamatan Kemanusiaan COVID-19 Sorong Raya meminta Wali Kota Sorong agar tetap menutup bandara dan pelabuhan bagi penumpang sampai wabah Virus Corona berkurang di Indonesia.

Wali Kota Sorong Lambert Jitmau yang menerima massa aksi mengatakan bahwa pemerintah daerah berterima kasih kepada masyarakat yang mendukung kebijakan pemerintah daerah melakukan karantina wilayah demi melindungi masyarakat Kota Sorong.

"Sebelum demo ini saya sudah lakukan kebijakan karantina wilayah untuk melindungi masyarakat. Aspirasi ini saya terima dan jawaban akan disampaikan satu atau dua hari ke depan kepada masyarakat Kota Sorong. Pastinya kebijakan pemerintah terbaik untuk masyarakat Kota Sorong," tambah dia.
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar