Lima pasien COVID-19 di Lampung dinyatakan sembuh

id COVID-19 ,Wuhan

Lima pasien COVID-19 di Lampung dinyatakan sembuh

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, Selasa. (7/4/2020). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Semua pasien yang sembuh tersebut berasal dari Kota Bandarlampung, kata Reihana
Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Lampung menyampaikan bahwa lima orang yang terinfeksi COVID-19 di daerah itu dinyatakan sembuh sehingga total pasien yang sembuh sebanyak tujuh pasien.

"Semua pasien yang sembuh tersebut berasal dari Kota Bandarlampung," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, di Bandarlampung, Selasa.

Untuk pasiennomor 5 hingga 8, lanjutnya, mereka sudah boleh kembali ke rumahnya karena mereka merupakan pasien positif COVID-19 tanpa gejala ataupun kondisinya sehat, namun untuk nomor 4 dia masih akan berada di rumah sakit untuk mengembalikan kondisi umumnya.

Baca juga: Jumlah pasien positif COVID-19 di Lampung bertambah 3 orang

"Dengan penambahan lima pasien sembuh ini, di Lampung saat ini sudah ada tujuh orang yang sembuh, sebelumnya pasien nomor 1 dan 3 sudah dinyatakan sembuh," kata dia.

Terkait update data jumlah kasus positif COVID-19 di Provinsi Lampung, ia mengatakan, ada 16 orang yang terkonfrimasi positif corona, tujuh diantaranya dinyatakan sembuh, enam orang masih dirawat dan tiga orang meninggal dunia.

Sedangkan, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) ada sebanyak 42 orang, 19 orang masih dalam perawatan dan tujuh orang sedang diisolasi di rumah sakit serta 16 pasien negatif dari COVID-19.

Baca juga: Delapan pasien positif COVID-19 di RSUP Adam Malik sembuh

Kemudian, untuk orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 1.886 dengan yang sudah selesai pemantauan selama 14 hari yakni 730 orang dan yang masih dalam proses pemantauan sebanyak 1.156 orang," jelasnya.

Reihana berpesan kepada masyarakat agar menggunakan masker karena hal tersebut dapat mencegah ataupun memutus rantai penularan COVID-19.

Baca juga: Gubernur Lampung pantau Pelabuhan Bakauheni antisipasi penyebaran COVID-19
 
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar