IDI sebut Pemprov Lampung perlu tambah fasilitas medis

id COVID-19,Wuhan

IDI sebut Pemprov Lampung perlu tambah fasilitas medis

Logo Ikatan Dokter Indonesia (IDI). ANTARA/Dian Hadiyatna/HO

Bandarlampung (ANTARA) - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Lampung menilai Pemerintah Provinsi setempat perlu melakukan penambahan sarana medis guna mengantisipasi kasus COVID-19.

"Penambahan sarana pemeriksaan sampel Pasien Corona perlu ditambah agar diagnosis dapat dilakukan lebih efektif secara mandiri," kata Ketua Ketua IDI Lampung, Asep Sukohar saat  dihubungi di Bandarlampung, Minggu.

Baca juga: PT KAI Divre IV tidak ada pengurangan jadwal kereta

Namun, lanjutnya, sejauh ini penanganan kasus COVID-19 di Provinsi Lampung sudah cukup baik dan secara umum mereka siap dalam menangani virus Corona ini.

"Penangan corona di Lampung cukup baik, siap dalam penangan dan tenaga medis juga siap tapi untuk antisipasi melonjaknya kasus perlu penambahan juga," jelasnya.

Ia mengatakan, ada pula yang harus diperhatikan oleh Pemprov dalam mengantisipasi melonjaknya COVID-19 yakni penambahan kapasitas ruang isolasi dan rumah sakit guna menangani pasien serta alat pelindung diri (APD) tim medis yang masih minim.

"Walaupun ada droping dari pusat beberapa hari yg lalu APD kita masih kurang untuk mengani COVID-19," kata dia.

Selain itu, Ketua IDI Wilayah Lampung ini pun menyarankan kepada pemprov agar mengadakan sarana tambahan untuk pemeriksaan sampel COVID-19 sebab di Lampung mempunyai alat PCR untuk pengecekkan sampel covid-19.

"Untuk mempercepat hasil pemeriksaan pasien sebenarnya Lampung sudah memiliki Laboraturium yang bisa diperdayakan seperti di Fakultas Kedokteran Unila
Laboraturium Kesehatan Daerah (Labkesda) Palang Merah Indonesia (PMI), termasuk di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moelok," kata dia.
Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar