Sekkab Pramono Anung ceritakan temani Presiden Jokowi yang sedang berduka

id Ibunda jokowi,ibunda presiden,ibunda jokowi wafat,sudjiatmi notomihardjo,pramono anung,seskab,ktt g20,covid-19

Sekkab Pramono Anung ceritakan temani Presiden Jokowi yang sedang berduka

Ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomihardjo. (ANTARA/HO-Kemendes PDTT)

Beliau tabah sekali dan tetap memikirkan urusan kerjaan terutama yang berkaitan dengan penanganan COVID-19
Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kabinet (Sekkab) Pramono Anung menceritakan pengalamannya menemani Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sedang berduka karena berpulangnya ibunda, Hj. Sudjiatmi Notomihardjo, pada Rabu (25/3) sekitar pukul 16.45 WIB.

Pramono Anung membagi pengalamannya kepada wartawan melalui pesan di Jakarta, Kamis, menyebut bahwa ia bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Solo sesaat setelah mendapatkan kabar berpulangnya ibunda.

“Semalam Mensesneg dan saya mendampingi Bapak Presiden sampai jam 23.00 wib,” sebut Pramono.

Keduanya merupakan sedikit orang yang mendapatkan kesempatan mendampingi Jokowi karena Presiden sendiri meminta agar para anggota Kabinet Indonesia Maju yang lain tetap berada di Jakarta untuk fokus menyelesaikan tugasnya masing-masing.

“Beliau tabah sekali dan tetap memikirkan urusan kerjaan terutama yang berkaitan dengan penanganan COVID-19,” kata Pramono.
Baca juga: Kata Jokowi, ibundanya meninggal karena kanker

Tak hanya itu, Presiden Jokowi, kata Pramono juga akan bergegas kembali ke Jakarta meskipun terlihat sangat terpukul dengan kepergian ibunda tercintanya itu.

Presiden Jokowi, kata Pramono, tak ingin melepas tanggung jawabnya sebagai Kepala Negara dan tetap tidak meninggalkan penyiapan
Sidang Pemimpin KTT G-20 secara Video Conference (Virtual) yang akan dilakukan Kamis (26/3) sekitar pukul 19.00 WIB.

“Rencananya Presiden akan tetap hadir dan menyampaikan pandangannya dari Istana Bogor,” katanya.

Presiden Jokowi juga meminta rakyat Indonesia untuk berkenan mendoakan arwah ibundanya dari rumah masing-masing dan tidak perlu beramai-ramai melayat di tengah situasi masih merebaknya wabah virus corona.

Meski begitu, ia mengatakan, bagi masyarakat yang tetap ingin hadir diminta untuk memperhatikan protokol yang telah disampaikan pemerintah yakni menjaga jarak aman dengan orang lain.
Baca juga: Ibunda Presiden Joko Widodo meninggal dunia

 
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar