Dinkes Kalbar: 14 petugas kesehatan RS Kharitas Bhakti negatif COVID-19

id antisipasi covid,dinkes kalbar,penanganan corona,virus corona,corona,covid-19,2019-ncov

Dinkes Kalbar: 14 petugas  kesehatan RS Kharitas Bhakti negatif COVID-19

Ilustrasi - Petugas medis dengan APD bersiap merawat pasien COVID-19 di ruang isolasi RSUD Cibinong, Kabupaten Bogor Jawa Barat. ANTARA/M. Fikri Setiawan

Pontianak (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat menyebutkan 14 di antara 30 petugas kesehatan Rumah Sakit Kharitas Bhakti Pontianak yang semula kontak langsung dengan pasien terduga virus corona baru, dinyatakan negatif COVID-19 yang menjadi pandemi global itu.

"Saya baru saja mendapatkan berita dari Balitbangkes bahwa terhadap pemeriksaan enam petugas kesehatan di RS Kharitas Bhakti dinyatakan negatif," kata Kepala Dinkes Kalbar Harisson di Pontianak, Selasa.

Sebelumnya, Balitbangkes Kementerian Kesehatan telah menginformasikan kepada pihaknya tentang delapan petugas lainnya di Kharitas Bhakti yang negatif corona, sedangkan pada Rabu ini ada tambahan enam orang yang juga negatif, sehingga jumlahnya 14 petugas kesehatan di RS itu yang negatif.

"Sementara sisanya 16 orang lagi kita masih menunggu informasi selanjutnya dan kemungkinan akan keluar hasilnya dalam waktu dekat," tuturnya.

Sesuai data terkini hasil pemeriksaan Balitbangkes pada Rabu ini ada penambahan satu pasien dalam pengawasan (PDP) positif corona, sehingga sejauh ini ada tiga pasien terkonfirmasi COVID-19 di Kalbar.

"Penambahan pasien ini merupakan anak berumur empat tahun yang merupakan anak dari pasien 01 di Pontianak yang terkonfirmasi COVID-19 dan saat ini dirawat di RSUD Sodarso. Setelah dikirim spesimennya kemarin, hasilnya sudah keluar dan anak si ibu yang semula terkonfirmasi COVID-19 ini juga positif," katanya.

Harisson mengatakan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kalbar bertambah menjadi 1.829 orang, sedangkan terbanyak di Sambas.

"Sampai jam 08.00 pagi tadi, berdasarkan 'update' harian, jumlah ODP di Kalbar mencapai 1.829 orang, sementara untuk PDP sampai sejauh ini jumlahnya 38 orang tersebar di beberapa wilayah di Kalbar dan yang sedang dirawat sebanyak 25 orang," katanya.

Sebaran ODP di Kalbar, antara lain Kota Pontianak 150 orang, Sanggau 209 orang, Sintang 318 orang, Melawi 39 orang, Singkawang 108 orang, Mempawah 47 orang, Kubu Raya 134 orang, Sambas 444 orang, Kapuas Hulu 33 orang, Sekadau 226 orang, Bengkayang 9 orang, Landak 69 orang, Ketapang 17 orang, dan Kayong Utara 26 orang.

Terkait dengan rincian PDP, totalnya 38 orang, yang sudah keluar 12 orang, dirawat 25 orang. Pasien meninggal dunia satu orang (menunggu hasil pemeriksaan) dan yang menunggu hasil lab 23 orang.
 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar