Pembangunan proyek jargas di Bandarlampung tetap berjalan

id perusahaan gas negara, pgn, virus corona, covid-19

Pembangunan proyek jargas di Bandarlampung tetap berjalan

Salah satu pelanggan jaringan gas bumi Perusahaan Gas Negara (PGN) (Antara Lampung/HO)

Bandarlampung (ANTARA) - Perusahaan Gas Negara (PGN) Group Area Lampung menyatakan  pembangunan proyek jaringan gas rumah tangga (jatgas) tahun 2020 di Kota Bandarlampung tetap berjalan. 

"Kami tetap mengikuti imbauan pemerintah serta menindaklanjuti surat edaran dari Direksi PGN  untuk bekerja dari rumah, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona," 
kata Sales Area Head PGN Area Lampung Mochammad Arif, dalam keterangannya di Bandarlampung, Sabtu. 

Ia menjelaskan imbauan dari pemerintah dan menindaklanjuti surat edaran dari Direksi PGN itu, bahwa mulai hari ini sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan PGN Group Area Lampung dilakukan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah.

Hal tersebut menurut dia,  sebagai usaha untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Namun demikian,  lanjut dia,  kegiatan- 
kegiatan operasional  tindak lanjut atas gangguan gas pelanggan serta pembangunan proyek jargas RT 2020 tetap berjalan sesuai dengan mekanisme dan arahan dari masing-masing koordinator anak perusahaan/proyek.

Pihaknya juga masih membuka layanan 
Call Center PGN 1500645 selama 24 jam untuk  melayani kebutuhan informasi dan pelaporan dari pelanggan atau masyarakat.

Arif menjelaskan untuk tetap menjalin komunikasi dengan PGN khususnya di area Lampung selama masa bekerja dari rumah atau work from home (WFH) telah menunjuk Heru Prasetyo sebagai perwakilan manajemen dalam kegiatan komunikasi dengan para pemangku kepentingan.

"Kami menyadari dengan kondisi ini dan untuk menjaga diri kita bahwa ada suatu ketidaknyamanan. Walaupun kami bekerja di rumah, namun semua demi Indonesia," ujarnya. 

Seperti diketahui,  Perusahaan Gas Negara TBK (PGN) Area Lampung mencatat hingga triwulan pertama tahun 2020 sebanyak 9.956 pelanggan di Kota Bandarlampung menggunakan gas bumi.
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar