Seorang WNA penumpang MV Columbus diisolasi di RSUP Kariadi

id kapal pesiar MV Columbus,penanganan corona,virus corona,corona,covid-19,2019-ncov,novel coronavirus 2019

Seorang WNA penumpang MV Columbus diisolasi di RSUP Kariadi

Petugas memindai suhu tubuh penumpang kapal pesiar MV Columbus berbendera Bahama seusai bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Jumat (13/3/2020). ANTARA FOTO/Aji Styawan/pd. (ANTARA FOTO/AJI STYAWAN)

Semarang (ANTARA) - Seorang warga negara asing yang tercatat sebagai penumpang Kapal Pesiar MV Columbus menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) terkait dengan virus corona jenis baru (COVID-19) di ruang isolasi RSUP dr. Kariadi, Kota Semarang.

"Ada satu (WNA), kondisi sudah 'sepuh' masuk PDP, kalau terkait COVID-19 masih menunggu hasil uji lab," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Minggu.



Ganjar menyebutkan saat ini kepastian yang bersangkutan apakah terinfeksi COVID-19 atau tidak masih menunggu hasil uji laboratorium yang sudah dikirimkan ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI.

Direktur Medik dan Keperawatan RSUP dr. Kariadi Semarang Agoes Oerip Poerwoko saat dikonfirmasi membenarkan pernyataan Gubernur Ganjar Pranowo.

Ia menyebut PDP berkewarganegaraan Perancis dengan jenis kelamin perempuan berusia 73 tahun itu datang ke RSUP dr. Kariadi pada Jumat (13/3).

Menurut dia, PDP tersebut tidak sempat berwisata dan langsung ke rumah sakit setelah Kapal Pesiar MV Columbus bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
 

"Yang bersangkutan masuk PDP corona karena memiliki riwayat perjalanan dari lokasi yang memiliki kasus positif corona. Selain itu dari hasil rontgen juga menunjukkan hasil diduga corona," ujarnya.

Suami dari PDP itu saat ini juga masuk kategori orang dalam pengawasan (ODP) pihak RSUP dr. Kariadi Semarang.

Seperti diwartakan, Kapal Pesiar MV Columbus diizinkan bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan seribuan wisatawan mancanegara turun untuk mengunjungi beberapa destinasi wisata seperti Candi Borobudur, Ambarawa, serta Kota Semarang.
 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar