Lampung Tengah berdayakan petani milenial untuk inovasi pertanian

id Petani milenial, lampung tengah, inovasi pertanian

Lampung Tengah berdayakan petani milenial untuk inovasi pertanian

Sulkarlin salah seorang anggota Poktan Gapsera Sejahtera Mandiri dan juga petani milenial dengan produk unggulan beras sehat, Lampung Tengah, Kamis 05/03/2020 (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanari)

Bandar Lampung (ANTARA) - Sejumlah petani di Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah yang tergabung dalam BPP Seputih Raman memberdayakan petani milenial untuk mendorong inovasi di bidang pertanian. 

"Petani milenial merupakan salah satu program pemberdayaan yang dilakukan oleh BPP Seputih Raman yang bertujuan untuk mendorong terbentuknya inovasi, di bidang pertanian, " ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Tengah, Khrisna Rajasa, di Lampung Tengah, Kamis. 

Ia menjelaskan, petani milenial binaan BPP Seputih Raman saat ini hanya dua orang petani, dan akan menjadi salah satu pelopor petani dengan pola pikir maju. 

"Saat ini baru ada dua orang petani milenial dan diharapkan dapat menjadi pelopor bagi petani lainnya, agar terus berinovasi dan kami selalu mengadakan rapat koordinasi untuk menemukan permasalahan di lapangan, " katanya. 

Hal senada juga dikatakan oleh salah seorang petani perkumpulan Poktan Gapsera Sejahtera Mandiri. 

"Petani milenial menjadi salah satu bentuk motivasi untuk membangun keinginan para generasi muda, agar mau bercocok tanam dan mengembangkan bidang pertanian, " ujar salah satu petani anggota Poktan Gapsera Sejahtera Mandiri Sulkarlin. 

Ia mengatakan, selain membangun dan memberdayakan petani milenial guna mendorong inovasi dalam bidang pertanian, ada sejumlah program lainnya salah satunya wisata tani. 

"Untuk mendorong inovasi disini ada produksi beras sehat produksi petani milenial, lalu ada kampung mandiri benih dan ada wisata tani yang dipelopori oleh pemuda tani setempat, " katanya. 
 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar