KPU Kota Bandarlampung gelar Rakor terkait pemenuhan syarat dukungan

id KPU Bandarlampung,Pilkada Serentak,Pemkot Bandarlampung

KPU Kota Bandarlampung gelar Rakor terkait pemenuhan syarat dukungan

KPU Kota Bandarlampung menggelar Rapat Koordinasi pemenuhan persyaratan dukungan dan bimtek dalam rangka pilkada serentak 2020. Selasa. (18/2/2020) (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kota Bandarlampung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pemenuhan syarat dukungan dalam rangka pemilihan kepala daerah serentak 2020.

"Pada rakor ini kita mengundang pihak-pihak terkait seperti tim penghubung calon kepala daerah (kada), partai politik, Disdukcapil, panwascam, dan juga Bawaslu Kota Bandarlampung, untuk mensosialisasikan persyaratan dukungan bagi bakal calon," Kata Komisioner KPU Kota Bandarlampung Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Fery Triatmojo, di Bandarlampung, Senin.

Menurutnya, rakor ini penting karena menyangkut persyaratan apa saja yang diperlukan bagi bakal calon kada yang mendaftar ke KPU Kota Bandarlampung baik itu perseorangan ataupun yang didukung partai politik.

"Besok (19/2) kita sudah buka pendaftaran calon perseorangan hingga tanggal (23/2) dan untuk mereka yang dari partai politik, dari akhir Maret hingga April 2020 dan pada tanggal 16-18 Juni seluruhnya calon akan ditetapkan," kata dia.

Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi Lampung Ismanto Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, menyampaikan bahwa terkait pilkada serentak 2020 pihaknya masih menggunakan kitab undang-undang (UU) Nomor 10 tahun 2016 tentang pemilu namun yang menjadi rujukannya yakni PKPU No 16 tahun 2019 dimana ada sedikit perubahan dalam tahapannya.

"Maka dari tim penghubung dari para calon perseorangan atau partai politik harus tahu ini sehingga tidak ada masalah saat pendaftaran ataupun penyerahan dukungan," kata dia.

Dimana saat ini tahapan pendaftaran hanya ada tiga formulir yang harus diisi oleh bakal calon kepala daerah lebih sedikit dibandingkan pada pilkada 2015 yang ada sekitar 11 prosedur yang harus dilengkapi oleh bakal calon atau tim penghubung.

"Adapun tiga berkas yang harus diisi oleh tim sukses ataupun bakal calon yakni B1 KWK atau surat pernyataan dukungan dilampiri fotocopy KTP, B1.1 KWK atau surat nama pendukung pernyataan yang berasal dari silon kemudian B2 KWK atau jumlah dukungan di setiap kelurahan atau kecamatan," jelasnya.

Sedangkan, untuk bakal calon yang diusung oleh partai politik masih tetap sama seperti sebelumnya dimana jika mereka ingin mendaftar dengan partai harus memiliki 20 persen suara dari jumlah anggota DPRD Kota Bandarlampung.

"Atau kalau ingin memakai dukungan dari partainya sendiri calon kada harus memiliki 25 persen dari perolehan suara sah partai pada pemilu 2019," kata dia.
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar