Tak dapat pertolongan medis, bayi tunawisma di Riau meninggal

id bayi tunawisma,tunawisma riau

Tak dapat pertolongan medis, bayi tunawisma di Riau meninggal

Perempuan tunawisma dan bayinya yang meninggal dunia di gubuk tempat mereka tinggal di kawasan Hutan Kota Pekanbaru, Riau. (ANTARA/(HO-Lurah Suka Mulya)

Ditemukan di gubuk kawasan hutan kota samping LAM, ujarnya
Pekanbaru (ANTARA) - Bayi yang dilahirkan oleh seorang perempuan muda tunawisma yang tinggal sebatang kara di sebuah gubuk di kawasan Hutan Kota Pekanbaru, Riau, meninggal dunia pada Senin siang karena tidak mendapatkan pertolongan medis.

"Seorang ibu yang tidak memiliki rumah, tidak memiliki tempat tinggal, dan di sini sebatang kara, dia berteduh di sini beberapa hari dan Sabtu kemarin melahirkan tanpa dibantu orang lain dan akhirnya anaknya meninggal dunia," kata Kepala Polsek Lima Puluh Kompol Sany Handitio kepada ANTARA di Pekanbaru.

Dia mengatakan bahwa perempuan tunawisma bernama Ika Veronika Pakpahan (32) yang melahirkan bayi tersebut berasal dari Kota Dumai, Riau. Dia bekerja di Batam sebelum datang ke Pekanbaru dan melahirkan di gubuk papan di Kota Pekanbaru.

Saat ini Ika dan jasad bayi laki-lakinya telah dibawa ke unit gawat darurat Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad.

"Selanjutnya ibu bayi dibawa ke RSUD dengan koordinasi Dinsos. Pertama kesehatan ibunya dulu, supaya ibunya bisa diselamatkan nanti kita bicarakan tindak lanjutnya," kata Sany.

Sementara itu, Lurah Suka Mulya di Kecamatan Lima Puluh, Suci Trianingsih, mengatakan bahwa warga melaporkan kematian bayi tunawisma itu pada Senin pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut Suci, menuturkan ibu dan bayi itu ditemukan di sebuah gubuk di kawasan hutan kota di samping gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau di  Jalan Diponegoro, tidak jauh dari hotel berbintang serta kediaman Gubernur Riau. Daerah itu ramai dikunjungi warga pada sore hari.

"Ditemukan di gubuk kawasan hutan kota samping LAM," ujarnya.
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar