BPS Kota Bandarlampung gunakan dua metode dalam sensus penduduk

id Pemkot Bandarlampung,BPS Kota Bandarlampung

BPS Kota Bandarlampung gunakan dua metode dalam sensus penduduk

Wali Kota Bandarlampung Herman HN dan Kepala BPS Kota Bandarlampung Ahmad Nasarudin saat Rakor sensus penduduk, Kamis (13/2/2020) (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) -
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandarlampung akan menggunakan dua metode dalam pelaksanaan kegiatan sensus penduduk pada tahun 2020 yang bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri.

"Dua metode yang akan kita gunakan yakni pertama metode online dan kedua petugas sensus akan mendatangi dari rumah ke rumah," kata Kepala BPS Kota Bandarlampung, Ahmad Nasarudin , di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan bahwa pada pelaksanaan metode yang pertama pihaknya segera memulainya pada Februari hingga Maret 2020. Dengan sistem ini semua penduduk pada pelaksanaan secara online ini memungkinkan memperbaiki data mandiri melalui portal resmi BPS yaitu sensus.bps.go.id.

Kemudian, pada metode kedua dengan mendatangi rumah warga untuk mengantisipasi mereka yang tidak bisa mengisi data diri melalui online karena sesuatu hal akan dimulai bulan Juli 2020.

"Sensus berbasis E-KTP ini adalah yang pertama kita lakukan. Hasil dari sensus penduduk ini nantinya tidak ada dua data, yang sebelumnya ada dari pemda ada dari BPS kali ini hanya satu," kata dia.

Sementara itu, Wali Kota Bandarlampung Herman HN mengingatkan kepada warga kota setempat untuk serius dalam mengikuti sensus penduduk ini agar informasi yang disampaikan akurat dan baik.

Menurut dia, dengan dilaksanakannya sensus penduduk berbasis E-KTP ini, nantinya pemkot dapat mengetahui dengan jelas berapa jumlah penduduk yang kaya, dan tidak kaya serta gelandangan di Kota Bandarlampung. Hal ini juga untuk memudahkan dalam menyalurkan bantuan sosial.

"Saya imbau masyarakat Bandarlampung harus mengikuti dan sukseskan sensus penduduk ini demi kepentingan kita bersama sehingga kita tidak meraba-raba jumlah penduduk dan data yang kita punya semakin akurat," jelasnya.

 
Pewarta :
Editor : Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar