Pendaki asal Padang terluka akibat jatuh di Gunung Marapi

id pendaki jatuh di Marapi

Pendaki asal Padang terluka akibat jatuh di Gunung Marapi

Ilustrasi - Sejumlah pendaki Gunung Marapi. (Antara Sumbar/Etri Saputra)

Bukittinggi (ANTARA) - Seorang pendaki Gunung Marapi, Sumatera Barat, yang berasal dari Kota Padang, jatuh saat hendak turun dari Tugu Abel sehingga mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya.

Koordinator Pos SAR Limapuluh Kota Robi Saputra yang dikonfirmasi dari Bukittinggi, Minggu mengatakan korban bernama Reyhan Fadila usia 17 tahun berasal dari Lubuk Buaya, Kota Padang.

"Dia naik bersama seorang rekannya. Korban sudah ditemukan dan kondisinya mengalami luka-luka di bagian kepala, kaki dan tangan," katanya.

Ia menerangkan Reyhan diinformasikan jatuh saat hendak turun dari ketinggian pada Minggu sekitar pukul 10.00 WIB.

Sementara laporan mengenai korban jatuh masuk ke Pos SAR Limapuluh Kota sekitar pukul 12.45 WIB.

Dalam selang waktu itu, kata Robi, tim dari Ranger Marapi yang memang bertugas berpatroli di bagian Cadas, dekat Tugu Abel, sudah lebih dulu melakukan pencarian dan memberikan pertolongan pertama bersama Bukittinggi Rescue Team (BRT).

Perkiraan untuk proses evakuasi pendaki akan memakan waktu lama karena tim harus mengangkut korban menggunakan tandu untuk turun dari gunung berketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut.

"Untuk perjalanan normal kami ke atas butuh waktu tiga sampai empat jam. Jika membawa korban dengan tandu bisa lebih lama lagi. Semoga cuaca juga mendukung sehingga perjalanan turun tidak terhambat," ujarnya.
Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar