Lampung terapkan tiga langkah antisipasi virus corona

id gubernur lampung arinal, antisipasi virus corona, bandara raden intan, pelabuhan bakauheni

Lampung terapkan tiga langkah antisipasi virus corona

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. ANTARA/HO

Lampung Selatan (ANTARA) - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyatakan pemda setempat bergerak secara cepat guna menghadapi kemungkinan penularan virus corona di provinsi tersebut dengan menerapkan tiga langkah antisipatif.

"Tiga langkah antisipasi itu, yaitu pertama penumpang yang berasal dari Bandara Raden Intan II, kemudian penumpang di Pelabuhan Bakauheni, dan juga kesiapan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek," kata dia saat melakukan peninjauan kesiapan mencegah dan mengatasi kemungkinan penularan virus corona di Bandara Raden Intan II Lampung Selatan, Senin.

Ia mengaku tidak ingin cerita dan hanya laporan terkait dengan kasus itu, tetapi ingin membuktikan kerja nyata jajaranya.

Semua provinsi, katanya, mendapat perhatian, khususnya Lampung yang dekat dengan Jakarta dan memiliki masyarakat yang beragam, sehingga mendapat perhatian khusus dari Mendagri.

Terkait dengan warga Indonesia asal daerah setempat yang berada di Wuhan, China, pihaknya belum mendapatkan informasi yang pasti.

Selain itu, pengendalian di Wuhan juga telah dilakukan secara intensif.

Bandara Raden Intan II elah dipasang alat thermal scanner di pintu kedatangan. Alat tersebut akan mendeteksi mereka yang memiliki suhu tinggi di atas 38 derajat Celcius.

Bagi mereka yang terdeteksi maka akan diambil tindak lanjut, baik pemeriksaan kesehatan maupun pemeriksaan rute penerbangannya. Selain alat thermal scanner, juga telah disediakan tempat karantina di bandara setempat.

Novel coronavirus atau 2019-nCoV merupakan virus baru penyebab penyakit saluran pernapasan. Novel coronavirus merupakan satu keluarga dengan virus penyebab SARS dan MERS.

Gejala virus corona menyerang pernapasan. Pasien yang positif terinfeksi virus corona memiliki gejala demam, batuk pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, dan letih lesu.

Gejala virus itu akan muncul dalam dua hingga 14 hari setelah pasien terpapar virus corona. Kesimpulan itu didasarkan pada masa inkubasi virus MERS.

Hingga saat ini, belum ada pengobatan atau vaksin yang direkomendasikan untuk mengatasi virus corona.

Orang yang terinfeksi 2019-nCoV harus menerima perawatan intensif untuk membantu meringankan gejala virus corona. Jika gejala semakin parah, maka penderita harus segera mengunjungi layanan medis.
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar