Nunik dorong Mesuji jadi kabupaten layak anak

id gubernur lampung nunik, kabupaten layak anak, kabupaten mesuji

Nunik dorong Mesuji jadi kabupaten layak anak

Wagub Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) (Antara Lampung/HO)

Mesuji (ANTARA) - Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mendorong jajaran Pemerintah Kabupaten Mesuji segera menjadikan daerah setempat sebagai kabupaten layak anak (KLA).

"Karena itu saya meminta Pemkab Mesuji mengesahkan Perda Layak Anak, membentuk forum anak daerah dan memaksimalkan sekolah ramah anak demi mewujudkan KLA tahun 2020," kata dia, di Mesuji, Rabu.

Ia menyebutkan mulai Januari 2020, dirinya sudah keliling kabupaten/kota untuk memberikan semangat guna mewujudkan KLA, karena pada Maret 2020 dari Kementerian PPPA akan melakukan pengecekan kesiapan standar perwujudan hak anak di kabupaten/kota terpenuhi. 

"Kalau semua ini terpenuhi, saya yakin Mesuji mampu meraih predikat KLA 2020," ujar Nunik.


Selain mendorong agar meraih KLA, ia  juga mendorong Kabupaten Mesuji untuk kembali meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2020, mengingat sebelumnya Kabupaten Mesuji meraih APE tingkat pratama. 

Menurut dia, sudah kewajiban orang tua memastikan anak-anak mendapatkan yang terbaik.

 "Karena ada hak-hak anak yang harus terpenuhi seperti hak pendidikan, tumbuh kembang, kesehatan, hak diberikan pendapat dan lainnya," ujarnya.

Nunik mengatakan pencapaian meraih KLA bukan soal mengejar penghargaan, tetapi bagaimana menjalankan kewajiban dan menjadi tolok ukur terhadap mempersiapkan generasi penerus bangsa.

"Seberapa hebat apa pun kita membangun Mesuji ini kalau generasi yang melanjutkan ini tidak dipersiapkan dengan baik, akan berat untuk dilanjutkan," katanya.

Pada kesempatan itu, Nunik meminta agar dibentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di Kabupaten Mesuji sesuai arahan Kementerian PPPA.

"Kita berharap ini terlaksana di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung," katanya.

Nunik juga menyoroti permasalahan stunting yang harus ditangani secara maksimal. 

Menurutnya, hal utama yang harus dilakukan adalah bagaimana mewujudkan perilaku hidup bersih (sanitasi).

"Kita mulai dari pelaksanaan sanitasi sehat, kemudian memperhatikan gizi untuk ibu hamil dan balita. Kita tidak ingin anak cucu kita terkena stunting, untuk itu kita mulai dari sanitasi sehat," ujarnya 

Nunik juga mendorong agar Mesuji berkomitmen bebas dari Open Defecation Free (ODF) atau buang air besar sembarangan. 

"Ajak keluarga dan teman-teman kita untuk hidup sehat," tambahnya.
Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar