Produksi ikan teri asin meningkat, harga turun tipis

id Sentra Ikan Teri Asin,Pulau pasaran

Produksi ikan teri asin meningkat, harga turun tipis

Para pengerajin Ikan Teri Asin di Pulau Pasaran, Bandarlamoung sedeang melakukan proses memetik atau memilih ikan saat sudah kering," Rabu (29/1/2020) (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Perajin ikan teri asin di Pulau Pasaran, Telukbetung Barat, Kota Bandarlampung mengatakan bahwa produksi mereka sudah mulai meningkat volumenya sejak empat hari lalu dan membuat harga ikan asin saat ini mengalami penurunan.

"Pasokan ikan teri segar dari nelayan dan bagan setempat melimpah sampai hari ini," kata salah satu perajin ikan teri asin Pulau Pasaran, Sarnoto,di Bandarlampung, Rabu.

Menurutnya, banyaknya stok ikan teri segar karena fase terang bulan sudah lewat dan juga memang sedang musim ikan teri sehingga para perajin saat ini tidak kesulitan untuk mencari bahan baku,  berbeda dengan satu pekan lalu yang sulit sekali mencari ikan teri segar.

Ia mengatakan bahwa saat ini mampu memproduksi 3 ton perhari jika dibandingkan dengan beberapa waktu lalu mereka hanya mampu menghasilkan 1/2 kuntal ikan asin teri.

"Harga jelas turun karena kan barang sedang banyak, meskipun berproduksi banyak barang di sini habis terus apalagi ikan teri asin jenis teri Medan itu cepat, hari ini produksi malam sudah di angkat," jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa harga ikan teri asin jenis teri Medan yang tadinya Rp100.000 perkilogram saat ini menjadi Rp80.000 perkilogram kemudian harga ikan teri asin buntio dari Rp75.000 perkilogram sekarang berharga Rp65.000 perkilogram.

"Namun untuk ikan teri asin jenis jengki sedang mengalami kenaikan harga sebab barangnya sedang sedikit yang tadinya Rp40.000 perkilogram sekarang jadi Rp45.000 perkilogram," kata dia.

Hal serupa dikatakan oleh peajin ikan teri asin Pulau Pasaran lainnya Toto Harianto. 

Ia mengatakan, dalam sejak dua hari ini rata-rata perajin sedang sibuk dengan proses pengeringan ikan asin sebab sudah banyak permintaan dari konsumen yang harus dipenuhi.

"Rata-rata perajin sudah ada langganannya sendiri baik itu lokal maupun luar daerah. Kalau lokal biasanya pelanggan datang sendiri kemari, bila itu luar daerah seperti Jakarta biasanya kami memakai paket pengiriman dan bila ke Bandung dan Cianjur itu memakai mobil L300," jelasnya.


 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar