Dirlantas Polda Lampung apresiasi Satuan PJR tangkap pelaku curas

id satuan pjr, curas lampung utara, kendaraan kijang kapsul

Dirlantas Polda Lampung apresiasi Satuan PJR tangkap pelaku curas

Penangkapan pelaku curas (Antara Lampung/HO)

Bandarlampung (ANTARA) - Dirlantas Polda Lampung Kombes Chiko
Ardwiatto mengapresiasi Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) mengamankan pelaku pencurian dengan kekerasan.

"Ya benar ada penangkapan pelaku curas oleh Sat PJR, di gerbang tol Natar," kata dia, di Bandarlampung, Sabtu.

Dirlantas, lanjut dia, sangat mengapresiasi anggotanya dengan tanggap merespon informasi dari pihak satuan lain khususnya Satreskrim Polres Lampung utara.

"Terduga pencurian diserahkan ke Polres Lampung utara untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," tambahnya.

Kronologis peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (22/19) sekira pukul 10. 15 WIB Ipda Gobel menerima telepon dari tim Buser Polres Lampung Utara untuk mohon bantuan  melakukan pengamanan kendaraan kijang kapsul warna biru BE  1566 GV.

Tim Satreskrim Polres Lampung Utara memberikan informasi  identitas pelaku curas dengan ciri-ciri menggunakan pakaian kaus putih lengan panjang memakai topi hitam dan memakai masker penutup wajah.

Berdasarkan informasi tersebut Ipda Gobel berserta personil PJR lain melakukan pengamanan di gerbang tol Natar, Lampung Selatan.

Kemudian kendaraan yang dimaksud melintas di gerbang tol Natar dan dilakukan penggeledahan.

Petugas langsung pelaku curas sesuai dengan ciri-ciri yang informasi dari tim Buser Satreskrim Polres Lampung Utara.

Setelah dilakukan penangkapan dan dilakukan penggeledahan kemudian pelaku diamankan di induk 03 Natar untuk menunggu Buser Polres Lampung Utara. 

Identitas pelaku bernama Harun bin Saman  (40 th), pekerjaan swasta,
alamat Kampung Hanakau Jaya RT. 01/01 Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara. 

Barang bukti yang diamankan berupa
uang tunai Rp13 juta, pisau komando kecil warna hitam, televisi LED 24 inc, speaker aktif kecil dan tas berisikan pakaian.

 
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar