Warga minta gudang di area pemukiman ditutup

id Aktivitas gudang resahkan warga,Warga minta sebuah gudang ditutup

Warga minta gudang di area pemukiman ditutup

Pemerintah Kota Bandarlampung langusung melakukan pengecekan ke sebuah gudang setelah mendapatkan laporan dari warga bahwa aktivitas geudang tersebut telah meresahkan mereka, Jumat. (24/1/2020) (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Warga Bandarlampung RT 01 Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Sukabumi, meminta kepada pemerintah kota setempat untuk menutup sebuah gudang yang berada di daerah pemukiman.

"Kami meminta pemerintah kota untuk menutup gudang ini karena keberadaannya telah mengganggu warga di sini," kata salah seorang warga setempat, Aris Marobi, saat dimintai keterangan, di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengatakan bahwa gudang tersebut sudah beraktivitas selama empat tahun di daerahnya dan warga pun telah berupaya menghentikannya dengan melaporkannya ke RT setempat namun tidak ada respon.

Menurutnya, gudang tersebut sudah menyalahi aturan ataupun tidak sesuai perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang ada sebab di sini bukanlah daerah pergudangan.

"Boleh saja ada gudang di sini tapi harus ganti dulu perda RTRW-nya yang menyatakan bahwa daerah kami daerah pergudangan," tegas dia.

Aktivitas gudang yang meresahkan warga tersebut seperti, seringnya mobil dump truk masuk ke jalan lingkungan yang lebarnya hanya lima meter sehingga ketika sedang bongkar muat barang seluruh badan jalan habis untuk parkir kendaraan besar tersebut.

"Selain itu juga aspal jalan mulai rusak dan tanpa diperbaiki oleh mereka, kemudian ketika bongkar barang suaranya keras dan sangat mengganggu warga yang bersebelahan dengan gudang itu," kata dia.

Ia berharap Pemerintah Kota Bandarlampung dapat tegas dalam menanggapi permasalahan ini.

"Kami serahkan kepada pemerintah, kami kan hanya mengadu, tapi harapan kami sudah jelas, ini gudang ditutup sesuai dengan peraturan," katanya lagi.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Pengawasan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Bandarlampung, Dekrison langsung melakukan pengecekan ke gudang yang berada di Jalan Tirtayasa Gang Cendrawasih, RT 01 LK II, Sukabumi itu.

"Setelah kami cek ternyata gudang tersebut sedang tidak ada orang sama sekali, kita memang lihat di dalam gudang terdapat banyak kabel besar dan material lainnya," kata dia.

Ia menegaskan, akan memanggil pemilik gudang tersebut dan melihat apakah tempat tersebut sudah memiliki izin atau belum.

"Kita belum tau sudah ada izin atau belum karena tadi ke sana gudangnya tutup, sehingga belum sempat memeriksa, yang jelas dalam waktu dekat akan kami panggil pemiliknya serta warga sekitar untuk mencari titik tengah," katanya.
 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar