Jelang malam Imlek, ikan Bandeng banyak dicari

id Kuliner imlek, ikan bandeng imlek

Jelang malam Imlek, ikan Bandeng banyak dicari

Stok ikan bandeng milik pedagang di Pasar Gudang Lelang, Bandar lampung, Jumat 24/01/2020 (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Bandar Lampung (ANTARA) - Menjelang malam perayaan Tahun Baru Imlek 2571 Kongzili, banyak masyarakat keturunan Tionghoa di Bandarlampung mencari ikan Bandeng, sebagai hidangan wajib Imlek. 

"Banyak pembeli mencari ikan bandeng untuk sajian makan malam keluarga, dan harga ikan bandeng tetap stabil Rp25.000 per kilogram, " ujar Inayah salah seorang penjual ikan di Pasar Gudang Lelang, di Bandarlampung, Jumat. 

Menurutnya, menjelang malam Tahun Baru Imlek peminat ikan bandeng semakin meningkat dibanding hari biasa. 

"Kalau hari biasa dalam sehari hanya habis sekitar 10 ekor hingga 18 ekor,  namun saat ini meningkat bisa sampai 25 ekor ikan bandeng terjual, " ujarnya

Ikan bandeng merupakan salah satu sajian wajib bagi masyarakat keturunan Tionghoa saat makan malam keluarga menjelang Tahun Baru Imlek. 

"Malam ini merupakan malam Imlek, dan bandeng jadi sajian wajib Imlek untuk makan malam keluarga, " ujar Uli,  salah seorang warga keturunan Tionghoa. 

Ia mengatakan, banyak warga keturunan Tionghoa mencari ikan bandeng, karena ikan bandeng merupakan salah satu makanan pembawa berkah. 

Hal serupa juga dikatakan oleh Ayen salah seorang warga keturunan Tionghoa. 

"Ikan bandeng memiliki banyak duri yang tidak ada habisnya, itu menjadi salah satu filosofi dimana rejeki kita juga tidak akan ada habisnya bila kita makan ikan bandeng", ujar Ayen salah seorang warga keturunan Tionghoa. 

Baca juga: Jelang Imlek, jeruk bali marak dijual di Bandarlampung
 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar