Lion Air Group antisipasi virus corona pada rute penerbangan Wuhan-Kuala Lumpur

id lion air group,wabah corona,wuhan,china

Lion Air Group antisipasi virus corona pada rute penerbangan Wuhan-Kuala Lumpur

Ilustrasi: Pesawat Lion Air yang tengah mengudara (ist) (/)

Jakarta (ANTARA) - Lion Air Group mengantisipasi penyebaran virus corona dalam penerbangan internasional tujuan Wuhan (China) dan Kuala Lumpur (Malaysia).

"Hal ini sebagai upaya memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan udara kepada awak pesawat dan tamu atau penumpang," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat.

Danang mengatakan upaya pencegahan tersebut diterapkan pada penerbangan internasional yang dilayani dari dan ke Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (Malaysia) serta Bandar Udara Internasional Tianhe Wuhan di Distrik Huangpi, Provinsi Hubei, Republik Rakyat China.

"Dalam tindakan pencegahan, merekomendasikan penyediaan dan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku, serta menyediakan masker, sarung tangan (hand gloves) , dan cairan/ gel pembersih tangan (hand sanitizer) guna antisipasi tertular pada awak pesawat," katanya.

Baca juga: Dua kota di China ditutup karena wabah virus corona

Departemen Keselamatan, Keamanan dan Kualitas Lion Air Group meminta kepada seluruh unit terkait untuk menjalankan rekomendasi yang disampaikan.

Sebelumnya Wabah coronavirus dimulai di kota Wuhan di China tengah melanda ketika jutaan orang Cina bersiap untuk melakukan perjalanan untuk Tahun Baru Imlek, sehingga mempertinggi risiko penularan.

Selain di China, kasus orang terkena virus corona baru juga ditemukan di Thailand, yaitu sebanyak empat orang, serta di Jepang, Korea Selatan, Taiwan dan Amerika Serikat masing-masing satu orang.

Akibatnya Maskapai Malindo Air dan AirAsia membatalkan sementara penerbangan rute Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur ke Bandar Udara Internasional Wuhan, Tianhe, Republik Rakyat China hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan perlu memeriksa riwayat perjalanan terlebih dahulu saat menduga seseorang terkena gejala yang menyerupai gejala Virus Corona (nCov).

Kemudian sebagai upaya antisipasi pencegahan dari diri sendiri, ia meminta masyarakat untuk tetap berlaku hidup sehat dengan selalu mencuci tangan saat akan makan dan menutup mulut dengan masker saat sedang batuk.

Baca juga: Ular atau kelelawar jadi penyebar virus corona di Wuhan China

Baca juga: Jepang minta warganya tak kunjungi Wuhan
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar