Indonesia bisa belajar dari Spanyol datangkan wisatawan

id Fitur

Indonesia bisa belajar dari Spanyol datangkan wisatawan

Dubes Indonesia untuk kerajaan Spanyol, Hermono mengatakan Indonesia bisa belajar dari Spanyol dalam mendatangkan wisatawan yang ingin berlibur ke Indonesia dalam musim panas mendatang. (ANTARA/HO/Zeynita Gibbons)

Madrid (ANTARA) - Dubes Indonesia untuk kerajaan Spanyol, Hermono mengatakan Indonesia bisa belajar dari Spanyol dalam mendatangkan wisatawan yang ingin berlibur ke Indonesia dalam musim panas mendatang.

Hal itu disampaikan Dubes Hermono kepada koresponden Antara London saat berkunjung ke paviliun Indonesia yang mengikuti pameran pariwisata terkemuka di dunia Feria Internacional de Turismo (FITUR) Madrid 2020, yang berlangsung selama lima hari dari tanggal 22 sampai 26 Januari mendatang.

“Indonesia setiap tahun mengikuti pameran pariwisata terbesar dalam upaya menjaring wisatawan Spanyol untuk berlibur di musim panas,” ujar Dubes Hermono.
 

Diharapkannya dengan kehadiran dari tim Wonderful Indonesia di Fitur akan lebih banyak lagi wisatawan dari Spanyol dan juga negara lain yang berlibur ke Indonesia.

Menurut Dubes Hermono, meliat keunggulan Spanyol dalam mendatangkan turis kita bisa banyak belajar terutama dalam segi manajemen selain infrastruktur seperti transportasi, hotel, restoran dan juga travel bironya.

Indonesia punya potensi yang cukup besar dan tidak kalah dari Spanyol asal infrastruktur perlu dibenahi dan sudah mulai dilaksanakan, ujar Dubes Hermono.

Selain itu Dubes juga meliat sumber daya manusia (sdm) yang cukup andal dengan bahasa Inggris yang bekerja di industri pariwisata. Selain kuliner Spanyol yang cukup dikenal dengan Paella semacam nasi goreng.

Padahal kuliner Indonesia sangat beragam dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga telah mengisyaratkan kuliner menjadi salah satu andalan Indonesia dalam mempromosikan pariwisata.
 

Promosi pariwisata yang dikombinasikan dengan promosi grastronomi menjadi kekuatan Indonesia dalam menjaring wisatawan mancanegara, ujar Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran II Regional IV (Eropa) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Agustini Rahayu.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dengan tim Wonderful Indonesia mempromosikan kekayaan kuliner dan minuman tradisional seperti wedang Jahe serai, wedang jakute dan wedang seroja yang berkhasiat bagi kesehatan.

Selama pameran paviliun Indonesia menampilkan pertunjukan sebagai jendela daya Tarik Indonesia melalui tarian tradisional, karnaval kostum menggambarkan kekayaan Indonesia dengan tema Labuan Bojo lengkap dengan perahu pinisi dan rumah apung yang ditampilkan oleh Yoseph Agus Kristian dari Malang Amore Carmaval .

Selain body painting art Indonesia yang dilakukan tim Wonderful Indonesia, Muhammad Ariefa Akbar serta sudut promosi Kopi Indonesia dan minuman tradisional yang disajikan Deryl Juniar Barista dari Home Coffee Roastery Solo yang diminati pengunjung Paviliun Indonesia. 

 

Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar